Pilpres 2019

Pemred Obor Rakyat Masuk Penjara Lagi, Launching Tabloidnya Tetap Akan Digelar Besok

Setiyardi kembali harus meringkuk ke sel Lapas Cipinang, Jakarta, karena izin cuti bersyaratnya yang habis pada 8 Mei 2019 mendadak dibatalkan.

Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Choirul Arifin
FACEBOOK
Setiyardi Budiono, Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat, saat pamitan kepada ibunya sebelum berangkat menuju Lapas Cipinang untuk menjalani hukuman, Kamis (7/3/2019). 

Laporan Reporter Warta Kota, Yaspen Martinus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setiyardi Budiono, Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat yang menjadi terpidana kasus penghinaan terhadap kepala negara, kembali berurusan dengan aparat hukum. Pemred Obor Rakyat dipenjara lagi.

Setiyardi Budiono kembali harus meringkuk ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, setelah sebelumnya permohonan cuti bersyaratnya dikabulkan pada Januari 2019,

Ia kembali harus meringkuk ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta, karena izin cuti bersyaratnya yang habis pada 8 Mei 2019, mendadak dibatalkan.

Sehingga, Kamis (7/3/2019) hari ini atau sehari menjelang penerbitan kembali Tabloid Obor Rakyat, ia harus masuk penjara lagi.

Hal tersebut ia ungkapkan lewat status Facebook-nya, Kamis (7/3/2019) sore.

"Assalamu'alaikum Wr Wb.,

Saya tak bisa hadir di acara Obor Rakyat Reborn!, hari ini saya kembali masuk LP Cipinang. Pemerintah membatalkan cuti bersyarat saya, dalam surat yang diberikan saya dianggap meresahkan," tulisnya.

Namun, Setiyardi Budiono memastikan acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat pada Jumat (8/3/2019) besok tetap berjalan.

"Insya Allah besok acara peluncuran Obor Rakyat tetap bisa berjalan. Saya berharap Obor ini terus menyala. Insya Allah Redaksi akan terus bekerja, menerangi akal sehat kita semua.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved