Kasus Dugaan Korupsi SPAM PUPR, KPK Akan Periksa Kasatker SPAM Maluku Utara

Mukhlis akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen Toba 1, Donny Sofyan Arifin.

Kasus Dugaan Korupsi SPAM PUPR, KPK Akan Periksa Kasatker SPAM Maluku Utara
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Kepala Satuan Kerja Sistem Penyediaan Air Minum Maluku Utara, Mukhlis, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pelaksanaan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018.

Mukhlis akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen Toba 1, Donny Sofyan Arifin.

"Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DSA (Donny Sofyan Arifin)," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (12/3/2019).

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Proposal PT Bayu Surya Sakti Konstruksi, Dani Parmawanti Suparmo untuk tersangka Donny.

Dani diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pelaksanaan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018.

Dalam kasus dugaan suap terkait sejumlah proyek pembangunan SPAM di Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018, KPK menetapkan 8 orang tersangka.

Empat petinggi perusahaan diduga sebagai pihak pemberi suap yakni Direktur Utama (Dirut) PT Wijaya Kesuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto (BSU), Direktur PT WKE Lily sundarsih (LSU), Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma (IIR), dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo (YUL). 

Baca: Susul China dan RI, Singapura Juga Larang Terbang Boeing 737 Max 8 Pasca Jatuhnya Ethiopian Airlines

Kemudian, empat orang pejabat Kementerian PUPR yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap di antaranya Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Strategis atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggul Nahot Simaremare (ARE), PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah (MWR), Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar (TMN), dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin (DSA).

Anggiat, Meina, Teuku, dan Donny diduga menerima suap untuk mengatur lelang terkait dengan pembangunan SPAM tahun anggaran 2017-2018 di Umbulan 3 Pasuran, Lampung, Toba 1 dan Katulampa.

Baca: Tiba di Cianjur, Prabowo Disambut Ratusan Pendukung, Warga Cianjur Mah Soemah. . .

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved