Petani Berharap Jokowi - Amin Pertahankan Prestasi Pertanian

Winarno juga berterimakasih pada Jokowi yang telah memilih orang profesional untuk menempati kursi Menteri Pertanian pada periode 2014-2019.

Petani Berharap Jokowi - Amin Pertahankan Prestasi Pertanian
dok.Kementan
Kebijakan pro petani yang dijalankan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendapatkan pujian khusus dari salah satu tokoh tani nasional yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak pengamat menyebutkan pertanian masih memegang andil besar dalam pembangunan nasional pada periode 2019-2024.

Dengan peran penting sektor pertanian tersebut, tokoh tani nasional yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir mengharapkan Presiden RI Terpilih Joko Widodo tidak mengendorkan kinerja pemerintah di sektor pertanian pada periode 2019-2024.

"Kami akui pemerintahan Jokowi - JK pada lima tahun terakhir telah memberikan perhatian yang besar terhadap sektor pertanian secara umum, ataupun petani khususnya. Untuk itu kami harapkan kinerja yang sudah dibangun tersebut bisa dipertahankan, dan bahkan ditingkatkan," tutur Winarno Tohir, dalam keterangan pers, Jumat (24/05/2019).

Salah satu perhatian besar pemerintahan Jokowi diwujudkan dalam kebijakan yang berpihak kepada petani.

Winarno Tohir menyebutkan keberpihakan itu ditunjukkan dengan pemberian bantuan sarana prasarana pertanian dalam skala besar.

"Dari dulu bantuan itu selalu ada. Tapi tidak pernah semasif sekarang," tandas Winarno.

Pemberian bantuan untuk petani sangat terasa dalam upaya pemerintah wujudkan mekanisasi pertanian.

Winarno menuturkan petani saat ini dikucuri bantuan berupa peralatan pertanian modern seperti traktor, transplanter, combine harvester dan bahkan alat berat seperti ekstravator.

Padahal sebelumnya petani-petani kecil tidak memiliki akses terhadap peralatan modern tersebut.

"Sekarang petani diberikan bantuan alat modern. Tak hanya itu, penyuluh juga diarahkan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan sehingga petani pun tidak gagap dalam mengoperasikan alat-alat tersebut," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved