Pilpres 2019

Soetrisno Bachir Siap Jembatani PAN dan Muhammadiyah Agar Dukung Jokowi

Menurut Soetrisno Bachir, Muhammadiyah sulit mendukung seorang kiai besar dari Nahdlatul Ulama (NU).

Soetrisno Bachir Siap Jembatani PAN dan Muhammadiyah Agar Dukung Jokowi
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Soetrisno Bachir 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mengaku siap menjadi jembatan untuk menghubungkan PAN dan Muhammadiyah untuk mendukung pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal itu disampaikan Soetrisno Bachir saat acara buka puasa bersama dengan Cawapres 01, Ma'ruf Amin dan relawan Garda Matahari di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).

"Saya menjembatani bagaimana Muhammadiyah, bagaimana faksi-faksi di PAN ini, untuk mendukung kiai Ma'ruf Amin, tokoh NU. Itu butuh waktu yang panjang, perdebatan yang panjang," ujar Soetrisno Bachir.

Ia juga mengkisahkan, bagaimana sulitnya warga Muhammadiyah untuk mendukung Ma'ruf Amin.

Menurut Soetrisno Bachir, Muhammadiyah sulit mendukung seorang kiai besar dari Nahdlatul Ulama (NU). Dua organisasi Islam terbesar itu dikenal saling berseberangan. 

Baca: Anies Baswedan: Saya Tidak Pernah Menangkap Orang yang Kritik Saya

Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) ini juga berkisah pada Pilpres 2014 lalu dirinya mendukung pasangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) dengan kelompok relawan Matahari Indonesia.

Namun, dukungan tersebut berbeda dengan saat ini, karena menarik dukungan warga Muhammadiyah untuk mendukung Jokowi mudah karena JK bukan tokoh besar NU. 

Baca: Lima Strategi Mengelola Uang THR Agar Tidak Keburu Ludes Sebelum Waktunya

"Itu ga problem karena JK Bukan tokoh besar NU, tapi kiai Ma'ruf itu kiai besar NU," ungkapnya.

Walaupun Pilpres telah usai, Soetrisno menegaskan bahwa tugas Garda Matahari tidak selesai saat pasangan Jokowi-Ma'ruf ditetapkan menjadi presiden dan wakil presiden.

Karena tugas utama adalah mengawal pemerintahan Jokowi-Ma'ruf lima tahun ke depan.

Baca: UTBK Tinggi Tak Jamin Lolos SBMPTN 2019, Ubah Pilihan Jika Lewat Kuota, Ini Tanggal Pendaftaran

Ia juga menyebutkan bahwa tugas lainnya adalah untuk mengeratkan hubungan antara warga Muhammadiyah dan NU, serta untuk mengeratkan kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bertarung di Pilpres.

"Kenapa karena di 02 teman-teman Garda Matahari itu. Ya Ijul Muslimin, Dahnil Simanjuntak, itu anak buah Azrul (Koordinator Garda Matahari Azrul Tanjung) semua," jelas Soetrisno.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved