Mudik Lebaran 2019

Mudik 2019 Lancar, PDIP Beri Apresiasi, Fadli Zon Curiga karena Tiket Pesawat dan Tol Mahal

Arus mudik 2019 diklaim lebih lancar. PDIP berikan apresiasi pada Jokowi-JK, sedangkan Fadli Zon ungkapkan kecurigaannya.

Mudik 2019 Lancar, PDIP Beri Apresiasi, Fadli Zon Curiga karena Tiket Pesawat dan Tol Mahal
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Petugas kepolisian mengatur pemberlakuan contra flow di ruas jalan Tol Semarang Bawen, Jawa Tengah, Jum'at (31/5/2019). Untuk mengurai kepadatan kendaraan pemudik pihak Jasa Marga bekerjasama dengan Dirlantas Jawa Tengah memberlakukan sistem contra flow dari km 426 sampai km 433 ruas Tol Semarang Bawen. 

"Jadi lancar. Tidak heran ada masyarakat yang menyampaikan bisa tembus dari Jakarta ke Semarang 4,5 jam, ada yang 5 jam."

"Ini saya kira luar biasa dibanding sebelumnya bisa sampai 10 jam kadang-kadang lewat Pantura."

"Pantura sendiri relatif lancar baik yang menuju Jawa maupun Jawa ke Jakarta."

"Mekanisme di gerbang tol juga bagus dengan adanya sistem jemput bola namanya card reader dari Jasa Marga," kata dia.

3. PDIP apresiasi Jokowi-JK

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019)
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

PDIP lewat Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang sukses mewujudkan mudik Lebaran tanpa hambatan.

"Dengan kepemimpinan yang tepat, merakyat dan kemampuan perencanaan yang matang, mudik Lebaran 2019 menunjukkan kemajuan pesat tanpa hambatan berarti," ujar Hasto.

Bagi PDIP, watak sebuah pemerintahan diukur dengan cara sederhana, yakni ekspresi rakyat.

Dalam konteks mudik Lebaran 2019, lanjut Hasto, dapat dilihat rakyat gembira menyambutnya lantaran didukung infrastruktur yang memadai sehingga aktivitas tahunan mereka berjalan lancar.

Apalagi, pemerintah juga mendorong seluruh kementerian/lembaga serta BUMN untuk menggelar mudik gratis bagi rakyat.

4. 'Kecurigaan' Fadli Zon

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Sementara itu, bagi Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, sudah menjadi tugas pemerintah untuk menjadikan arus mudik Lebaran menjadi lancar.

"Memang itulah tugas pemerintah memberikan kemudahan dan fasilitas karena rakyat membayar pajak."

"Pajaknya itu dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk fasilitas publik," ucap Fadli setelah menghadiri open house di Rumah Dinas Ketua DPR RI, Jl Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2019) malam.

Wakil Ketua Umum Gerindra itu mengatakan, sudah seharusnya mudik tak boleh ada hambatan.

Namun, Fadli juga masih mendengar adanya keluhan dari masyarakat terkait pelaksanaan mudik tahun ini.

Ia memberikan contoh mahalnya harga tiket pesawat hingga tarif tol.

"Ya memang seharusnya kan mudik itu tidak boleh ada hambatan.'

"Yang saya banyak dapat keluhan itu harga tiket pesawat mahal, jalan tol masih mahal, gitu."

"Jangan-jangan karena itu menjadi semuanya lancar karena orang tidak sanggup memakai jalur-jalur yang convenience, yang enak," tuturnya.

Fadli meminta pemerintah harus mengevaluasi dan memperbaiki mahalnya tiket pesawat dan tiket pesawat.

"Saya kira ke depan harus dipikirkan bagaimana mudik itu biayanya tetap normal, harga-harga pesawat tetap terjangkau, kemudian harga di jalan tol juga jangan naik," jelasnya.

5. Respons warganet

Lancarnya arus mudik Lebaran 2019 disikapi warganet dengan melontarkan guyonan.

Satu di antaranya Prastowo Yustinus, ahli perpajakan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA).

Ia berkicau di akun pribadinya @prastow tentang mudik dengan waktu tempuh 6 jam.

Waktu tempuh tersebut dihitung mulai dari Cibubur hingga Semarang, dengan dua kali rehat di rest area.

"Pak @Jokowi, bagaimana ini? Saya mudik Cibubur-Semarang 6 jam, sudah termasuk dua kali istirahat di rest area. Apa nggak bisa lebih lambat gitu Pak?" tulisnya dengan nada gurauan.

(Tribunnews.com/Sri Juliati/Chaerul Umam/Vincentius Jyestha Candraditya) (Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado/Hilda B Alexander)

Penulis: Sri Juliati
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved