Romahurmuziy Ditangkap KPK

Gubernur Jatim dan Menteri Agama Batal Bersaksi di Persidangan

Menag Lukman belum bisa hadir karena sedang ada tugas di luar negeri. Sementara Gubernur Jatim, Khofifah sedang menjalani kegiatan.

Gubernur Jatim dan Menteri Agama Batal Bersaksi di Persidangan
Tribunnews.com/Gita Irawan
Hakim Agus Widodo menunjukan surat permohonan penundaan persidangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada kuasa hukum Romahurmuziy, Maqdir Ismail, dalam sidang perdana praperadilan tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Romahurmuziy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (22/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin berhalangan hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, pada Rabu (19/6/2019).

Semula, mereka dijadwalkan untuk memberikan keterangan sebagai saksi di sidang lanjutan perkara dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk terdakwa Kakanwil Kemenag, Jawa Timur, nonaktif Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik nonaktif, M.Muafaq Wirahadi.

Salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK mengungkapkan, Menag Lukman belum bisa hadir karena sedang ada tugas di luar negeri. Sementara Gubernur Jatim, Khofifah sedang menjalani kegiatan.

"Untuk Lukman Hakim sedang ada kegiatan di luar negeri sementara Khofifah sedang ada kegiatan," tutur JPU pada KPK di persidangan, Rabu (19/6/2019).

Mengingat keduanya tidak hadir di persidangan, JPU pada KPK meminta kepada majelis hakim untuk menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap keduanya.

Selain Lukman Hakim dan Khofifah, JPU pada KPK memanggil tiga orang saksi lainnya, yaitu pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah, Asep Saifudin, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag, Moh Amin Mahfud dan, Syaikhul Hadi.

Baca: Meski Ditahan, Romahurmuziy Akui Aktif Pantau Perkembangan Pilpres 2019

"Untuk saksi yang belum bisa hadir kami berencana hadirkan di sidang berikutnya," kata JPU pada KPK.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjadwalkan menggelar sidang kasus suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Pada Rabu (19/6/2019) ini, sidang beragenda pemeriksaan saksi untuk terdakwa Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur nonaktif, Haris Hasanuddin, dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik nonaktif, M.Muafaq Wirahadi.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved