Pilpres 2019

Ini Alasan Prabowo dan Sandiaga Tak Hadir di MK Kamis Lusa

Meski pun sudah pulang, baik Prabowo maupun Sandiaga Uno memastikan tidak akan hadir langsung di MK besok Kamis.

Ini Alasan Prabowo dan Sandiaga Tak Hadir di MK Kamis Lusa
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bakal calon presiden dan wakil presiden Pilpres 2019 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) menyapa wartawan usai pemeriksaan awal tes kesehatan di RSPAD, Jakarta, Senin (13/8/2018). KPU menyelenggarakan tes kesehatan bagi para kandidat capres dan cawapres Pilpres 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Capres 02 Prabowo Subianto akan kembali ke Indonesia dari Jerman besok Rabu (26/6/2019) atau satu hari sebelum pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa hasil Pilpres 2019 besok Kamis (27/6/2019).

Meski pun sudah pulang, baik Prabowo maupun Sandiaga Uno memastikan tidak akan hadir langsung di MK Kamis lusa.

Juru Bicara BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengungkap bahwa alasan Prabowo-Sandi tak hadir langsung di MK adalah untuk menghormati komitmen dan imbauan yang sebelumnya sudah disampaikan Prabowo.

Yakni imbauan dari Prabowo agar pendukungnya tak melakukan aksi unjuk rasa di MK dan cukup menonton dan berdoa dari rumah.

“Karena kalau Pak Prabowo atau Bang Sandi datang di MK akan diikuti banyak pendukungnya walaupun sudah diimbau tak perlu hadir, ada gula ada semut istilahnya,” ungkap Andre di posko pemenangan BPN di Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa (25/6/2019).

Baca: Sempat Izin ke Toilet Saat Sidang MK, Begini Cara Saksi 02 Temukan DPT Bermasalah

“Kalau tidak diimbau dan Pak Prabowo hadir massa yang akan datang bisa sampai ratusan ribu. Kami yakin imbauan Pak Prabowo dipatuhi sebagian besar pendukung dan Pak Prabowo komitmen akan hal tersebut,” imbuhnya.

Selain itu, Andre juga menjelaskan bahwa setiap pihak masing-masing mendapatkan undangan berjumlah 15.

Andre mengatakan jumlah undangan itu akan dimaksimalkan bagi tim hukum agar upaya mereka memperjuangkan hak konstitusiona berjalan maksimal.

“Di kami ada 7 anggota tim hukum dan sisanya adalah anggota Direktorat Hukum dan Advokasi, kalau pun ada juru bicara yang hadir tidak bisa masuk,” pungkasnya.

Sebelumnya Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyatakan akan tetap melaksanakan aksi unjuk rasa di depan MK mulai hari ini hingga Kamis dengan dalih gerakan keagamaan.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved