Kabinet Jokowi

Elite PKB: Jumlah Parpol yang Berada di Koalisi Jokowi Sudah Cukup, Tapi Ada Kebutuhan Rekonsiliasi

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai suatu koalisi pemeritnahan itu gemuk atau tidak sangat tergantung perspektif.

Elite PKB: Jumlah Parpol yang Berada di Koalisi Jokowi Sudah Cukup, Tapi Ada Kebutuhan Rekonsiliasi
tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai suatu koalisi pemeritnahan itu gemuk atau tidak sangat tergantung perspektif.

Menurut Ketua DPP PKB, Abdul Kadir Karding, saat ini jumlah partai politik dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) sudh cukup untuk menopang pemerintahan Jokowi-Maruf Amin pada periode 2019-2024.

"Sebenarnya dari yang ada koalisi ini sudah cukup untuk menopang pemerintahan Pak Jokowi-Maruf Amin. Sehingga bisa bekerja lebih produktif, efektif dan efisien," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf Amin ini kepada Tribunnews.com, Senin (8/7/2019).

Baca: Kritisi Impor Migas Tinggi, Jokowi Tegur Rini dan Jonan

Baca: 10 Fakta Jelang Persija vs Persib Liga 1 2019, Bobotoh Dilarang Hadir hingga Debut Esteban Vizcarra

Baca: KPU: Sampai Saat Ini Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Disepakati 23 September 2020

Namun tegas anggota DPR RI ini, ada kebutuhan lain, yakni rekonsiliasi.

"Pascapemilu Presiden, ada kebutuhan rekonsiliasi, butuh persatuan yang lebih solid dan kokoh lagi. Terutama beberapa komponen partai," jelas Karding.

Karena itu akan menjadi satu bagian dari dinamika politik apakah akan masuk atau tidak PAN dan Demokrat.

"Tetapi kalau soal efektivitas Koalisi gemuk atau tidak itu, itu tergantung dari cara mengelola manajemennya bagaimana kedepan. Khususnya majamen koalisi di Parlemen," ucapnya.

"Tapi semua tergantung bagaiaman keputusan politik dari Pak Jokowi, apa menambah atau tidak," ucapnya.

Kabinet ramping

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved