Pilpres 2019

Gara-gara Bertemu Jokowi, Jumlah Follower Prabowo di Twitter Menurun Drastis

Pasca adanya rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo pada Sabtu 13 Juli 2019 lalu, jumlah follower akun Prabowo di Twitter turun drastis

Gara-gara Bertemu Jokowi, Jumlah Follower Prabowo di Twitter Menurun Drastis
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Peneliti CfDS saat membeberkan data mengenai respon warga Twitter terhadap pertemuan Jokowo-Prabowo, Jumat (19/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Pasca adanya rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo pada Sabtu 13 Juli 2019 lalu, jumlah follower akun Prabowo di Twitter mengalami penurunan yang cukup drastis, yakni sebanyak 891 follower di hari pertemuan.

Jumlah follower tersebut semakin menurun di hari berikutnya, yakni mencapai 4.521 follower.

Treviliana Eka, Peneliti dari Center For Digital Society (CfDS) mengungkapkan, jika di hari biasanya follower akun Prabowo selalu mengalami penambahan rata-rata di atas 600 follower, tepat di hari rekonsiliasi dan hari berikutnya mengalami penurunan yang cukup banyak.

Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).
Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.COM/KRISTIAN ERDIANTO)
Kalau biasanya rata-rata di setiap hari ada penambahan follower di atas 600. Namun saat rekonsiliasi di tanggal 13 Juli dan setelahnya di tanggal 14 Juli mengalami penurunan," ungkapnya saat ditemui Tribunjogja.com.

Hal tersebut tidak hanya terjadi pada follower akun Prabowo, follower akun Partai Gerindra di Twitter pun juga mengalami hal yang sama, yakni menurun di tanggal 13 Juli sebanyak 568 follower dan di tanggal 14 Juli sebanyak 2.182 follower.

"Namun hal tersebut hanya terjadi selama dua hari itu. Di tanggal 15 Juli sudah mengalami peningkatan kembali, namun jumlahnya tidak sampai 600 follower untuk akun Prabowo. Sedangkan untuk akun Gerindra peningkatan tidak sampai 150 follower dalam sehari," ungkapnya.

Sedangkan untuk akun Twitter Joko Widodo, tidak mengalami penurunan ataupun kenaikan follower yang berarti dan bisa dibilang tidak terlalu berpengaruh dengan adanya rekonsiliasi tersebut.

Menurutnya, bisa jadi penurunan follower akun Prabowo maupun Partai Gerindra merupakan wujud kekecewaan dari adanya rekonsiliasi tersebut.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (ISTIMEWA)

MA Kembali Tolak Gugatan Prabowo-Sandi, KPU: Perselisihan Pilpres Sudah Selesai di MK

Namun, meskipun demikian, hal tersebut tidak dapat digeneralisasi dalam kehidupan nyata.

"Kami melihat di sosial media, hashtag yang berusaha menihilkan rekonsiliasi naik. Namun dengan data dari tweeter tersebut, kami tidak bisa generalisasi pertemuan berhasil apa tidak. Kami rasa butuh penelitian lebih lanjut. Tidak hanya data di sosial lagi," katanya.

Sementara itu, Paska Darmawan yang juga merupakan Peneliti dari CfDS mengatakan dengan adanya rekonsiliasi, terdapat beberapa hastag yang menghiasi laman Twitter.

Halaman
123
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved