La Ode Ida: DPD Butuh Figur

Secara fungsi, DPD dinilai masih lemah. Namun di satu sisi lembaga itu memanggul amanah yang berat.

La Ode Ida: DPD Butuh Figur
Fransisku Adiyudha
LaOde Ida 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Ode Ida, mengatakan kelembagaan DPD RI harus diperkuat. Dia mengaku prihatin dengan keadaan DPD RI saat ini.

Secara fungsi, dia menilai DPD masih lemah. Namun di satu sisi lembaga itu memanggul amanah yang berat. Sebab mendapat mandat besar dari rakyat melalui para senator yang mendulang jutaan suara dari daerah.

"DPD butuh figur. Figur inilah yang mempengaruhi wibawa atau marwah kelembagaan," kata La Ode Ida, Selasa (23/7/2019).

Untuk itu, La Ode Ida mengatakan ada tiga kriteria sosok pemimpin yang dibutuhkan untuk memperkuat DPD.

Baca: Penguatan Kelembagaan, Formappi Sarankan DPD RI Lebih Berkontribusi untuk Daerah

Baca: Sekretariat Jenderal DPD RI Genjot Tingkatkan Kualitas Layanan dan Reformasi Birokrasi

Pertama, kata dia, pemimpin DPD harus memiliki basis atau derajat moralitas yang tinggi, terukur dari dimana dia berasal.

Baca: Foto Cantik Caleg DPD Evi Apita Maya Jadi Masalah, Diperkarakan ke MK, Ini Pembelaannya

Kedua, menurut dia, pemimpin DPD mesti memiliki jaringan yang luas. Ini terkait aksesibilitas dan kredibilitas di mata publik yang juga menjadi citra lembaga.

Ketiga, lanjut La Ode, sosok pimpinan DPD harus memiliki basis dukungan yang pasti di tingkat anggota.

"Saya memandang ada tiga kriteria pemimpin yang dibutuhkan DPD. Siapa yang pantas? Kita tinggal mengidentifikasi figur-figur yang ada, saya melihat yang pasti di timur ada figur politis yang menonjol,“ kata dia.

Sementara itu, Tamsil Linrung, berpandangan, penguatan fungsi dan kewenangan DPD merupakan keniscayaan.

Untuk mewujudkan visi penguatan DPD, kapasitas dan kapabilitas pimpinan DPD harus yang telah teruji.

Visi penguatan lembaga, menurut dia, menjadi panduan dan pegangan yang harus mendapat dukungan penuh dari koleganya di DPD periode mendatang.

Kendati namanya disebut-sebut menjadi figur kuat, Tamsil enggan berandai-andai. Ia lebih mendorong munculnya gagasan-gagasan segar untuk DPD.

“Kita tentu ingin melihat DPD menjadi wadah yang kokoh, kuat dan kompak membawa aspirasi daerah ke pusat. Soal figur, siapa dapat apa, saya kira tidak relevan menjadi pembahasan," ujar politisi senior yang terpilih sebagai anggota DPD dari provinsi Sulawesi Selatan itu.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved