Hago Blokir Pengiriman Gambar dan Nomor Telepon Cegah Pornografi Anak

Aplikasi permainan online Hago melakukan pemblokiran terhadap pengiriman gambar dan nomor telepon setelah aplikasinya digunakan pelaku pornografi anak

Hago Blokir Pengiriman Gambar dan Nomor Telepon Cegah Pornografi Anak
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Ditjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Antonius Malau di Polda Metro Jaya, Senin (29/7/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aplikasi permainan online, Hago, melakukan pemblokiran terhadap pengiriman gambar dan nomor telepon setelah aplikasi ini digunakan pelaku pornografi anak, AAP, untuk mencari korban.

Pemblokiran ini dilakukan berdasarkan permintaan dari pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Jadi, ketika orang meminta nomor handphone otomatis tidak dapat dilakukan dan terblokir oleh sistem permainan Hago," ujar Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Ditjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Antonius Malau di Polda Metro Jaya, Senin (29/7/2019).

Baca: Aksi Heroik Anggota Penerbang TNI AD Bantu Ibu Melahirkan di Sulawesi Tengah, Ini Foto-fotonya

Baca: Aceh Jadi Provinsi dengan Peningkatan Indeks Demokrasi Tertinggi pada 2018

Baca: Siswi SMA di Sambas Jadi Korban Pemerkosaan Paman Sendiri Sejak Masih Sekolah di SD

Baca: Defisit BPJS Kesehatan Diproyeksi Tembus Rp 28 Triliun, Jokowi Gelar Rapat Terbatas di Istana

Baca: Setelah Jakarta, Baran Energy Siap Kenalkan Powerwall Rp 1 ke Masyarakat Bandung

"Hago memblokir pengiriman gambar, misalnya dituliskan nomor handphone difoto dan itu terblokir otomatif oleh sistem di Hago," tambah Antonius.

Antonius mengatakan sejauh ini Hago kooperatif dalam memberantas pornografi anak.

Sejauh ini Kemenkominfo telah melakukan pencarian website pornografi.

Hingga Juni 2019, Kemenkominfo telah memblokir 1 juta website, termasuk berbasis media sosial.

"Setiap bulan rata-rata kami memblokir 10 sampai 15 ribu website dan konten," ungkap Antonius.

Polisi cokok pelaku

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved