Pertemuan Lanjutan dengan Prabowo, Tergantung Megawati

Dalam pertemuan itu, Prabowo diundang ke acara kongres PDIP di Bali Agustus mendatang.

Pertemuan Lanjutan dengan Prabowo, Tergantung Megawati
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada jadwal pertemuan lanjutan antara Prabowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kita belum dapat jadwal terkait bu Mega," ujar Dahnil saat dihubungi, Senin, (29/7/2019).

Menurut Dahnil pertemuan lanjutan sangat tergantung Megawati. Karena sesuai dengan tradisi, sebagai junior, Prabowo telah menemui Megawati di kediamannya.

"Tergantung bu Mega saja tentu Pak Prabowo terbuka, kan memang tradisinya gitu ya, sempat Bu Mega mau ke Hambalang, Pak Amien juga begitu, Bu Rahmah juga mau, karena Pak Prabowo menjunjung etika, jadi ya dia yang mendatangi yang lebih tua," katanya.

Baca: Misteri Kematian Pekerja Migran di Malaysia Mulai Tersingkap, Jaminah Diduga Dibunuh Teman Pria

Sebelumnya Prabowo telah menyambangi kediaman Megawati pada Rabu, (24/7/2019).

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) usai mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) usai mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Dalam pertemuan tersebut Prabowo sempat berbicara empat mata dengan Megawati.

Dalam pertemuan itu, Prabowo diundang ke acara kongres PDIP di Bali Agustus mendatang.

Baca: Jakarta Masih Menjadi Provinsi dengan Indikator Demokrasi Tertinggi di Indonesia

‎ Banyak pihak menilai pertemuan tersebut membuka peluang bergabungnya Gerindra dengan koalisi pemerintah.

Namun, partai koalisi pemerintah terkecuali PDIP, menolak bila Gerindra bergabung ke koalisi.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved