Bawa 3,6 Kg Sabu dan 5.000 Pil Ekstasi, Dua Penumpang Kapal di Babel Ditangkap

Dua orang bandar Narkoba dengan barang bukti Narkoba yaitu 3,6 kilogram jenis Sabu dan 5.000 butir pil Ekstasi ditangkap dan diamankan saat turun

Bawa 3,6 Kg Sabu dan 5.000 Pil Ekstasi, Dua Penumpang Kapal di Babel Ditangkap
IST
Dua orang bandar Narkoba dengan barang bukti Narkoba yaitu 3,6 kilogram jenis Sabu dan 5.000 butir pil Ekstasi ditangkap dan diamankan saat turun dari kapal KM. Bukit Raya, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM - Tim gabungan anti Narkoba yang terdiri dari petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Bangka Belitung, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam dan Polda Bangka Belitung berhasil menggagalkan peredaran Narkoba yang diselundupkan melalui jalur laut.

Dua orang bandar Narkoba dengan barang bukti Narkoba yaitu 3,6 kilogram jenis Sabu dan 5.000 butir pil Ekstasi ditangkap dan diamankan saat turun dari kapal KM. Bukit Raya, Kamis (1/8/2019).

Kepala Kantor KSOP Kelas IV Pangkalbalam, Izuar membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan dari Petugas Wilker Pelabuhan Belinyu.

"Informasi yang didapat dari Petugas Wilker pelabuhan Belinyu, KSOP Pangkalbalam bersama tim gabungan BNN Prop. Babel dan Polda Babel berhasil menangkap bandar narkoba dengan barang bukti 3,6 Kg Sabu dan 5.000 butir pil ekstasi yang diselundupkan melalui kapal penumpang KM. Bukit Raya dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau kemarin," ujar Izuar, Jumat (2/8).

Izuar menjelaskan, kapal KM. Bukit Raya dari Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau tiba di Pelabuhan Belinyu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Tim gabungan yang sedang bertugas mencurigai gerak gerik dua orang yang langsung digiring menuju Kantor Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu. Kemudian dilakukan penggeledahan dari dalam tas mereka dan mendapatkan adanya narkoba jenis Sabu dan Ekstasi," ujar Izuar.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah Pil Ekstasi terdiri dari 3 bungkus berwarna hijau dan 5 bungkus berwarna merah muda. Sementara untuk Narkoba jenis Sabu terdiri dari 3 kemasan besar, 2 kemasan sedang dan 1 kemasan kecil.

"Narkoba tersebut dalam bungkus plastik bening kemudian dilapisi dengan alumunium foil kemudian dimasukan dalam kemasan makanan dan dibawa menggunakan tas," jelas Izuar.

Izuar menegaskan, tidak ada toleransi terhadap penumpang yang membawa masuk Narkoba jenis apapun melalui Pelabuhan di wilayahnya karena perang terhadap Narkoba adalah harga mati.

Halaman
12
Penulis: Ria anatasia
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved