Eksklusif Tribunnews

Rencana Rekrut Dosen dan Rektor Asing, Menristekdikti: Selama Ini Syarat Jadi Rektor Terlalu Rendah

Peluang merekrut rektor asing karena kita harus memberi tantangan kepada rektor-rektor Indonesia karena selama ini syaratnya terlalu mudah.

Rencana Rekrut Dosen dan Rektor Asing, Menristekdikti: Selama Ini Syarat Jadi Rektor Terlalu Rendah
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir akan segera mengimplementasikan rencana perekrutan dosen dan rektor asing pada 2020 mendatang. 

Tribun: Bagaimana cara seleksi dosen atau rektor asing tersebut untuk meyakinkan masyarakat Indonesia?

Yang pertama adalah apakah yang bersangkutan mempunyai jaringan yang luas karena rektor sebagai manajer perguruan tinggi akan meningkatkan peringkat, lalu kita lihat rekam jejaknya dalam mengelola perguruan tinggi, apakah bisa membuat sebuah perguruan tinggi menjadi nomor satu.

Dan ketiga bagaimana rekam jejaknya dalam membuat inovasi supaya riset yang dihasilkan bisa menghasilkan pendapatan yang kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan riset yang lain.

Paling tidak tiga hal itu yang akan digunakan sebagai rujukan untuk menseleksi dosen serta rektor asing.

Tribun: Kendalanya apa saja untuk mewujudkan rencana itu?

Yang pertama sebenarnya bukan kendala, tapi Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi mengatur tenaga asing tak boleh masuk Indonesia kecuali bisa melakukan kerja sama di bidang riset, pembelajaran, dan bidang-bidang lainnya.

Lalu soal rektor asing diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2014 di mana bisa diterapkan pada perguruan tinggi swasta dan pada tiga jenis perguruan tinggi negeri (PTN) yakni PTN-Badan Hukum, PTN-Badan Layanan Umum, dan PTN-Satuan Kerja Kementerian.

Problemnya ada di PTN karena PTN menggunakan anggaran negara maka pimpinan PTN harus kuasa pengguna anggaran yang berarti harus PNS (Pegawai Negeri Sipil).

Dan dalam PP itu juga menyebut rektor harus warga negara Indonesia sehingga tidak memungkinkan menghadirkan rektor asing.

Sehingga untuk mewujudkan rencana itu kita harus mengubah PP tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved