Saat Gempa 4 Kali Mengguncang Bali Pagi Tadi, Benda-benda Bergoyang

Gempa bumi di Bali ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault)

Saat Gempa 4 Kali Mengguncang Bali Pagi Tadi, Benda-benda Bergoyang
https://eona17.files.wordpress.com
Seismograf 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang Bali dan sekitarnya, Senin (12/08/2019) pukul 05.51 WIB. Selanjutnya 3 kali gempa susulan juga menggoyang daerah berjuluk Kota Dewata itu.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Selain Bali, gempa juga mengguncang Samudera Hindia Selatan Jawa dengan tipe tektonik.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M 5,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M 4,9," kata Triyono.

Pusat gempa terletak pada koordinat 9,92 LS dan 113,89 BT, atau tepatnya di laut pada jarak 189 km arah barat daya Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali pada kedalaman 68 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempang Eurasia. 

Baca: Ini Rincian Gerbang Tol yang Kena Aturan Ganjil-Genap Jakarta, Simak Ketentuannya

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault)," ujarnya.

Baca: Berinvestasi di Emas Dianggap Sudah Kemahalan, Ini Pilihan Lain untuk Membiakkan Uang

Dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Denpasar, Kuta, Banyuwangi dan Jember II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda yang digantung bergoyang).

"Hingga pukul 06.12 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3 kali gempa susulan," pungkas Triyono.

Penulis : Kontributor Bali, Robinson Gamar
Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul  Pagi Ini, Bali Diguncang Gempa 4 Kali Gempa dan Benda-benda Bergoyang

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved