BPIP: Meski Diaspora Tinggal Di Luar Negeri, Mereka Lebih Pancasilais Dari Kita

Keberadaan diaspora pun dianggap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mampu meningkatkan perekonomian Indonesia

BPIP: Meski Diaspora Tinggal Di Luar Negeri, Mereka Lebih Pancasilais Dari Kita
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono saat ditemui di Kantor BPIP, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019). (Fitri Wulandari/Tribunnews.com) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) memang tengah menjadi fokus Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, selain infrastruktur.

Keberadaan diaspora pun dianggap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mampu meningkatkan perekonomian Indonesia melalui kontribusi mereka dalam peningkatan kualitas SDM.

Terlebih pada 10 Agustus lalu, baru saja digelar Kongres Diaspora Indonesia ke-5 yang digelar di Jakarta dan dihadiri ribuan partisipan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kongres tersebut merupakan sambutan positif dari para diaspora terhadap 'ajakan' Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono menyampaikan tanggapannya.

Baca: Profesi Asli Meyssi Ratu Sosialita, Uang Rp 2,1 M Ludes, Tak Diakui Keluarga Suami Ikut Melapor

Baca: Kejurnas Angkat Besi Digelar di Bandung, PB PABBSI Jadikan Ajang Seleksi Atlet Sea Games

Baca: Protes Hong Kong : Apakah China bisa campur tangan secara militer dan politik?

Baca: Fakta Tanaman Bajakah yang Viral Mampu Sembuhkan Kanker, Hasil Penelitian 2 Pelajar Palangkaraya

Ia mengatakan bahwa sebenarnya, para diaspora bisa saja membangun negara ini melalui keberadaan mereka di luar negeri.

"Kalau menurut saya, teman- teman yang sukses di luar negeri tidak harus kembali ke Indonesia," ujar Hariyono, di Kantor BPIP, Jalam Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Hal itu karena mereka bisa memberikan sumbangsihnya melalui relasi yang luas selama menjadi diaspora.

Keberadaan mereka di luar negeri bisa menjadi 'jembatan' untuk berbagai hal positif, termasuk mendorong masuknya investasi.

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved