Ibunda SBY Sakit

Ibunda Kritis dan Dirawat Intensif di Ruang ICU, SBY: Mohon Doa dari Seluruh Sahabat

BREAKING NEWS: Ibunda SBY kritis dan dirawat di ruang ICU, SBY minta doa. Simak berita selengkapnya!

Ibunda Kritis dan Dirawat Intensif di Ruang ICU, SBY: Mohon Doa dari Seluruh Sahabat
Kolase Twitter jansen_jsp dan instagram aniyudhoyono
Siti Habibah, Ibunda Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

Ibunda SBY kritis dan dirawat di ruang ICU, SBY minta doa. Simak berita selengkapnya!

TRIBUNNEWS.COM - Ibunda Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Habibah, kini sedang dalam keadaan kritis dan dalam perawatan yang intensif di ruang ICU.

Eyang Habibah, sapaan dari ibunda SBY tersebut dirawat di rumah sakit sejak Kamis (8/8/2019).

Kondisi Eyang Habibah yang menurun tersebut disampaikan oleh SBY melalui akun Twitternya, @SBYudhoyono.

SBY menginformasikan keadaan terbaru dari sang ibunda yang sedang berada di ruang ICU.

SBY pun meminta doa kepada seluruh sahabat dan rakyat Indonesia agar Eyang Habibah segera mendapat kesembuhan.

"Saya beserta keluarga mohon doa dari seluruh sahabat agar Ibunda kami tercinta Siti Habibah yang saat ini sedang dirawat di ICU dapat diangkat segala penyakitnya oleh Allah SWT dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Amin YRA. *SBY*." tulis SBY melalui akun Twitternya.

SBY pun berharap agar penyakit yang diderita sang ibunda segera diangkat agar dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

Baca: SBY Mohon Doa untuk Kesembuhan Ibunda yang Masih Dirawat di ICU

Baca: Kondisi Eyang Habibah, Ibunda SBY, yang Mendadak Drop dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Wakil Gubernur Jawa Timur Ajak Rakyat untuk Mendoakan Siti Habibah

Atas kabar kritisnya ibunda SBY, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengajak rakyat Indonesia untuk ikut mendoakan kesembuhan Eyang Habibah.

Ia juga mendoakan agar SBY beserta keluarga diberikan ketegaran, kekuatan, dan kesehatan dalam merawat ibunda tercinta.

Hal tersebut diungkapkan Emil Dardak melalui akun Instagram resminya.

"Mari kita semua mendoakan agar ibunda Presiden ke-6 RI, bapak Susilo Bambang Yudhoyono diberi kesembuhan, dan bapak SBY sekeluarga diberikan ketegaran, kekuatan dan kesehatan dalam merawat ibunda tercinta." tulis Emil Dardak di akun Instagram-nya.

Sebelumnya diberitakan bahwa ibunda SBY, Siti Habibah dilarikan ke rumah sakit karena kondisi yang menurun.

Eyang Habibah demikian sapaan Ibunda SBY itu, dibawa ke RS Mitra Cibubur.

Ibunda SBY berada di RS Mitra Cibubur sejak Kamis (8/8/2019) petang.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Ia mengatakan bahwa sejak Kamis petang, kondisi Eyang Habibah menurun dan dilarikan ke RS Mitra Cibubur dan harus masuk ICU.

Baca: Demokrat: Eyang Habibah Ibunda SBY Masih dalam Penanganan Dokter

Baca: Ibunda Sakit, SBY dan Keluarga Bergantian Menjaga

Baca: Kondisi Ibu Kandung SBY Stabil Setelah Dilarikan ke Rumah Sakit

SUNGKEM- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara
SUNGKEM- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara "sungkem" kepada Ibunda Siti Habibah Soekotjo di Blitar, Jawa Timur (6 Oktober 2004). (ap foto)

"Kamis petang itu kondisi Eyang Habibah itu menurun dan dilarikan ke RS Mitra Cibubur dan harus masuk ICU," ujar Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan kepada Tribunnews.com, Minggu (11/8/2019).

Ferdinand juga menambahkan bahwa Eyang Habibah kesehatannya menurun karena faktor usia dan tidak ada sakit khusus.

"Selama ini memang sudah berkurang jauh kesehatannya karena faktor usia semata. Tidak ada sakit khusus atu tertentu. Jadi kalau dibilang sakit, ya sakit tua. Sudah sepuh," jelasnya.

Menurut dia, kini kondisi kesehatan Eyang Habibah sudah stabil, meskipun masih dirawat di ICU.

"Sudah stabil. Meskipun dalam kondisi masih belum bisa berinteraksi," tambahnya.

Keluarga Bergantian Menjaga

Ferdinand juga mengatakan kepada Tribunnews.com pada Senin (12/8/2019) bahwa Presiden keenam RI, SBY bersama anak-anaknya bergantian menemani Eyang Habibah di RS Mitra Cibubur.

"Pak SBY, mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan mas Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY/Ibas) beserta mantu pak SBY mba Anissa (Pohan) dan Aliyah (Rajasa) selalu bergantian menemani eyang Habibah di RS. Setiap hari selalu ditemani," ujar Ferdinand Hutahaean.

Baca: Ibunda Sakit, SBY dan Keluarga Bergantian Menjaga

Masih Dalam Penanganan Dokter

Ferdinand pada hari Senin (12/8/2019) juga mengatakan bahwa Eyang Habibah masih dalam penanganan dokter.

Ia juga menambahkan bahwa masih berada di ICU dan belum bisa komunikasi serta masih dalam penanganan secara intensif oleh dokter.

"Sampai sekarang masih di ICU, tapi belum bisa berinteraksi dengan pihak lain. Belum bisa komunikasi dan masih dalam penanganan dokter secara intensif," ujar Ferdinand Hutahaean.

Baca: Kondisi Ibunda SBY Stabil Tapi Masih Terus Dipantau

Punya Riwayat Gangguan Empedu

Catatan Tribunnews.com, Eyang Habibah pernah memiliki riwayat sakit gangguan empedu.

Saat SBY masih menjabat sebagai Presiden, tepatnya pada tahun 2011, sang ibunda pernah menjalani operasi.

Presiden SBY dan Ibu Ani saat mendampingi Ibu Siti Habibah, ibunda SBY, setelah menjalani operasi di RS Husada, Jakarta, Senin (22/2/2011) siang.
Presiden SBY dan Ibu Ani saat mendampingi Ibu Siti Habibah, ibunda SBY, setelah menjalani operasi di RS Husada, Jakarta, Senin (22/2/2011) siang. (presidensby.info/anung)

SBY Pernah Ungkap Serangan Berupa Surat yang Bikin Ibunya Sakit Berhari-hari

Dalam buku yang diterbitkan Kompas pada tahun 2014 dengan judul "SBY Selalu Ada Pilihan", SBY menuliskan bahwa sang ibunda pernah mendapatkan sebuah surat.

Surat tersebut ditujukan ke ibunya sekitar enam tahun sebelum ia menulis buku tersebut.

SBY mengungkapkan isi surat tersebut sungguh tidak pantas.

Bahkan, dia juga menyebutnya "tidak beradab."

Termasuk bahasa yang digunakan juga sangat kasar.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan sambutan dalam acara peluncuran bukunya yang berjudul 'Selalu Ada Pilihan' di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2014). Buku yang ditulis langsung oleh SBY tersebut mengisahkan tentang 8 tahun kepemimpinannya sebagai Presiden RI. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan sambutan dalam acara peluncuran bukunya yang berjudul 'Selalu Ada Pilihan' di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2014). Buku yang ditulis langsung oleh SBY tersebut mengisahkan tentang 8 tahun kepemimpinannya sebagai Presiden RI. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) (Tribunnews/DANY PERMANA)

"Isinya sungguh tidak pantas dan tidak "beradab". Di samping bahasanya sangat kasar, surat itu juga penuh dengan penghinaan dan penistaan, baik kepada saya maupun kepada beliau," tulis SBY.

SBY melanjutkan, surat itu juga disertai sumpah serapah, dan doa-doa yang sangat buruk kepada keluarganya.

"Karena begitu terganggunya perasaan beliau, ibunda saya sampai mengalami sakit berhari-hari," terang SBY.

(Tribunnews.com/ Renald/ Srihandriatmo Malau)

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved