Peneliti Intelijen: Enzo Allie Bisa Jadi Duta Taruna Toleran TNI

Andika Perkasa menyatakan Enzo lolos tes moderasi beragama. Karena itu, pemuda berdarah Perancis- Indonesia itu tetap menjadi taruna selama empat tahu

Peneliti Intelijen: Enzo Allie Bisa Jadi Duta Taruna Toleran TNI
cetaklayar Kompas TV
Momen ketika Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berbincang dengan Enzo Zenz Allie. Video ini viral di media sosial. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - TNI AD memutuskan untuk mempertahankan Enzo Zenz Allie, Taruna Akademi Militer berdarah Perancis yang sempat viral karena diduga terpapar ideologi radikal dari ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan Enzo lolos tes moderasi beragama. Karena itu, pemuda berdarah Perancis- Indonesia itu tetap menjadi taruna selama empat tahun.

Pengamat intelijen dan militer, Ridlwan Habib menilai TNI AD bisa menjadikan Enzo sebagai duta taruna toleran.

Sekalian saja Enzo sebagai contoh bahwa pemuda Islam itu cinta NKRI dan hormat pada presiden sebagai Panglima tertinggi TNI.

Baca: Kisah Kelaparan Putri di Peureulak Berujung Bantuan dari Kementan

Baca: Harga dan Spesifikasi HP Vivo Z1 Pro, HP Gaming dari Vivo hanya Rp 3 Jutaan

Baca: Prediksi Skor Persib Bandung vs Borneo FC Liga 1 2019, Live INDOSIAR Pukul 18.30 WIB

"Untuk menjawab kekhawatiran masyarakat di media sosial, TNI AD bisa menghadirkan Ibu Enzo dan anaknya sebagai duta toleransi," ujar alumni S2 Intelijen Universitas Indonesia (UI) ini kepada Tribunnews.com, Selasa (13/8/2019).

Enzo juga bisa menjadi agen taruna toleran yang keliling ke basis basis gerakan anak muda Islam yang lagi bersemangat dengan gerakan hijrah.

Selain itu Enzo bisa menjadi duta bahwa bendera merah putih itu juga membanggakan, mempertahankan bendera merah putih adalah juga tugas pemuda Islam.

"Enzo bisa dihadirkan untuk menyadarkan anak anak muda bahwa Indonesia itu adalah negara final dan tidak perlu lagi mewacanakan khilafah karena NKRI juga mengandung nilai nilai Islam," tegasnya.

Dia mengatakan, Enzo dan ibunya adalah bagian dari kelompok masyarakat yang terpapar semangat populisme Islam paska Pilkada DKI 2017.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved