Rumah Bos Wedding Organizer yang Viral Ini Sering Didatangi Para Korban Penipuan Mereka

Beberapa hari terakhir banyak orang yang mengaku korban penipuan yang dilakukan Sari datang menyambangi kediaman wanita tersebut.

Rumah Bos Wedding Organizer yang Viral Ini Sering Didatangi Para Korban Penipuan Mereka
Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar
Tempat tinggal Nur Kumala Sari di Perumahan Villa Nusa Indah 1, Jalan Cempaka 1, Blok Q13, RT02/016, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Tempat tinggal Nur Kulama Sari, di Perumahan Villa Nusa Indah 1, Jalan Cempaka 1, Blok Q13, RT02/016, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sudah banyak disatroni para korban yang merasa tertipu.

Dugaan penipuan ini kembali mencuat setelah viralnya penampakan pesta perkawinan, Gunawan Bayu Aji dan Ayu Putri di Gedung Graha Garda Dirgantara, Jakarta Timur, kosong melompong tanpa hiasan dekorasi dan ketering laiknya acara resepsi.

Syamsudin, Ketua RW setempat mengatakan, sejak viral itu, beberapa hari terakhir banyak orang yang mengaku korban penipuan yang dilakukan Sari datang menyambangi kediaman wanita tersebut.

Baca: Sinopsis Drama India Ishq Mein Marjawan Episode 43, Senin (2/9/2019): Arohi Mencari Deep

Baca: Ramalan Zodiak Senin 2 September 2019: Taurus Berhenti Lari dari Masalah, Cancer di Zona Nyaman

Baca: Bukan Banyuwangi, Lokasi 'KKN di Desa Penari' Diduga Kuat di Wonoboyo Bondowoso, Begini Analisanya

Awalnya kata dia, pada Senin (26/8), pasangan calon suami istri datang ke rumah tersebut untuk mencari Sari.

Mereka mengaku sudah membayar RP 33,5 Juta untuk jasa WO yang dijadwalkan berlangsung November 2019 mendatang.

"Mereka datang tapi enggak ada Sari, waktu itu ada orangtuanya saja sama Pak Indra adik iparnya, mereka mau minta dibalikkan uang yang sudah masuk, karena tahu dari Medsos berita penipuan itu," kata Syamsudin.

Masih di hari yang sama, orang yang mengaku jadi korban penipuan Sari kembali menyatroni rumah tersebut. Namun lagi-lagi, Sang pemilik WO tak menunjukan batang hidungnya. Pihak keluarga Sari juga sampai dibuat kebingungan akan kejadian ini.

"Saya kebetulan dampingi, mereka bicara masalahnya, coba dihubungi Sari tapi enggak bisa, dari keluarga juga enggak tahu sama sekali, mereka juga udah coba hubungi enggak bisa," jelas Syansudin.

Tidak sampai disitu, beberapa orang juga datang mencari Sari keesokan harinya, mereka rupanya bukan hanya korban dari pengguna jasa WO, melainkan berasal dari rekanan jasa pesta pekawinan sperti penyedia katering.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved