Produksi Tabung Gas Berbahan Komposit Serat Mulai Diproduksi

Tabung gas berbahan komposit serat ini bersifat mekanik, memiliki tingkat kekakuan dan ketahanan panas yang lebih baik ketimbang logam

Produksi Tabung Gas Berbahan Komposit Serat Mulai Diproduksi
istimewa
dari kiri : Bachder Djohan Buddin, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) , Hamzah Haz, Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2001-2004 yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen PT Dinamika Utama Jaya, Darman Mappangara, Direktur Utama PT INTI (Persero) dan Zaenal Aziz, Direktur Utama PT Dinamika Utama Jaya di sela-sela penandatanganan MoU produksi Tabung LPG berbahan Composite, di Bandung, Rabu (18/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (INTI) siap memproduksi tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) Composite untuk pertama kalinya di Indonesia.

Produksi tabung gas berbahan komposit serat bersifat mekanik, kekakuan, dan ketahanan panas yang lebih baik ketimbang logam ini, sejalan dengan agenda pemerintah yang gencar melakukan konversi energi dari penggunaan minyak tanah menjadi gas LPG.

Produksi tabung gas komposit serat ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Ini merupakan salah satu wujud kontribusi nyata dari PT INTI (Persero) untuk membangun kemandirian industri dalam negeri.

"Kami targetkan fasilitas produksi ini siap beroperasi pada Februari 2020,” ungkap Direktur Utama PT INTI (Persero) Darman Mappangara di sela penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Pekerjaan Pembangunan, Penyediaan, dan Pengawasan Produksi Tabung LPG Composite, di Kantor Pusat PT INTI (Persero) di Bandung, Rabu (18/9/2019).

Kolaborasi antara perusahaan pelat merah dan swasta ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tabung gas yang terus meningkat, sekaligus mendukung PT Pertamina (Persero) yang mendapat tugas dari pemerintah untuk mendistribusikan bahan bakar yang tersedia dalam ukuran 3 kilogram, 5,5 kilogram, serta 12 kilogram tersebut.

Aksi korporasi inipun akan dieksekusi melalui Kerja Sama  PT Inti (Persero), PT Sucofindo (Persero) dan PT Dinamika Utama Jaya.

Baca: Buka Orientasi Anggota DPD RI Terpilih, Oesman Sapta Tegaskan Pentingnya Kemakmuran Daerah

Kerja sama strategis itu diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT INTI (Persero) Darman Mappangara, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin, dan Direktur Utama PT Dinamika Utama Jaya Zaenal Aziz.

Dalam kesepakatan ini, PT INTI (Pesero), PT Sucofindo (Persero), dan PT Dinamika Utama Jaya menyepakati pembagian tugas yaitu, PT INTI (Persero) akan menyediakan sarana dan prasarana pabrik untuk produksi Tabung LPG Composite.

Sementara PT Dinamika Utama Jaya akan merancang sarana dan prasarana produksi, sedangkan PT Sucofindo (Persero) berperan untuk melakukan pengawasan kendali mutu berbasis sistem teknologi informatika terhadap barang yang sudah dibuat, sekaligus pengawasan saat penyebaran dan pengisian Tabung LPG Composite.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved