Kasus Suap di Kementerian Agama

Romahurmuziy: Saya Korban Para Pemburu Jabatan

Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) menyebut dirinya sebagai korban dari para pemburu jabatan.

Romahurmuziy: Saya Korban Para Pemburu Jabatan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang juga mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy menjalani sidang eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (23/9/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy) menyebut dirinya sebagai korban dari para pemburu jabatan.

Terdakwa perkara suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama tersebut mengatakan Haris Hasanudin dan Muafaq yang punya niat jahat dalam perkara yang menyeret namanya.

Romahurmuziy membeberkan pengakuan Haris Hasanudin ketika memberikan kesaksian sebagai terdakwa.

Dalam kesaksiannya Haris mengakui bila dirinya bersama mertuanya, Roziki, berinisiatif menghubungi berbagai pihak agar ia masuk nominasi sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Romahurmuziy kemudian menyebut orang yang dihubungi Haris untuk memuluskan niatnya.

Baca: Kakak Beradik Asal Kulon Progo Babak Belur Dikeroyok Gara-gara Petasan

Mereka di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Persatuan Guru NU KH Asep Saifudin Halim, Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyafa Noer, Menag Lukman Hakim Saifuddin, dan Sekjen Kemenag Nurkholis Setiawan.

Romahurmuziy mengatakan KH Asep kemudian memperjuangkan Haris secara intensif, baik secara langsung kepada dirinya maupun melalui Khofifah.

Romahurmuziy pun membeberkan keterangan Muafaq saat bersaksi di pengadilan.

Muafaq dalam kesaksisnnya mengaku telah menjual mobil untuk membiayai pemberian-pemberian kepada berbagai pihak.

Baca: Seorang Kakek Berusia 87 Tahun Meraih Gelar Sarjana, Semangat Belajarnya Menginspirasi

Halaman
1234
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved