Minggu, 31 Agustus 2025

Demo Tolak RUU KUHP dan UU KPK

Soroti Mahasiswa Kena Sweeping di Restoran, Haris Azhar: Apa Makan Sudah Dilarang di Republik Ini?

Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar tanggapi pernyataan pemerintah terkait aksi demo mahasiswa yang sudah tidak relevan.

Kolase TribunJakarta.com/Tangkapan Layar YouTube Najwa Shihab
Haris Azhar dan Moeldoko 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar tanggapi pernyataan pemerintah terkait aksi demo mahasiswa yang sudah tidak relevan.

Pernyataan itu kemudian diluruskan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang hadir di program acara Mata Najwa (25/9/2019).

Dalam pemaparannya, Moeldoko mengatakan bahwa aksi demo bukanlah sesuatu yang haram bagi pemerintah.

Moeldoko mengapresiasi aksi demonstrasi mahasiswa yang terjadi Selasa (24/9/2019).

Ia juga menuturkan pemerintah telah meninjau kembali apa yang menjadi tuntutan para demonstran.

Baca: Moeldoko Sebut Demo Mahasiswa Hanya Nostalgia, Najwa Shihab Skakmat: Ini Merendahkan Perjuangan Lho

Mendengar penjelasan Moeldoko, Presiden Mahasiswa BEM KM Universitas Gajah Mada, M. Atiatul Muqtadir tampak kurang setuju dengan pemaparan yang disampaikan Moeldoko.

Atiatul menyoroti penyataan Moeldoko terkait demo bukanlah hal yang haram bagi pemerintah.

Kemudian Atiatul menyinggung soal teman-teman mahasiswa yang ditahan di kepolisian karena terlibat unjuk rasa.

"Tadi Pak Moeldoko menyampaikan, demo bukan hal yang haram, kok teman-teman kami sekarang lagi ditahan sih di kepolisian?" kata Atiatul.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>>>>>>>>

Sumber: TribunJakarta
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan