Rabu, 29 April 2026

Jokowi Instruksikan Penanganan Segera Korban Gempa Ambon

Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat membantu masyarakat Ambon, Provinsi Maluku, yang wilayahnya dilanda gempa

Tayang:
Tribunnews.com/Theresia
Presiden Jokowi foto bersama dengan puluhan tokoh senior di berbagai bidang yang diundang ke Istana Merdeka, Kamis (26/9/2019) sore. 

Gempa susulan terbesar berkekuatan 5,6 dan terkecil magnitudo 3,0.

Dampak guncangan gempa utama pada Kamis pagi mencapai skala intensitas hingga V - VI MMI di Ambon, Haruku dan Kairatu.

Baca: 23 Meninggal Dunia Pascagempa M 6,5 Maluku

Gempa telah berdampak menimbulkan kerusakan rumah di beberapa tempat dan beberapa orang mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, pembangkit gempa ini diduga kuat adalah struktur sesar yang melintas di wilayah di wilayah Kecamatan Kairatu Selatan. (Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Ratusan Gempa Susulan, Warga di Maluku Menderita Pusing dan Mual

Warga pilih lari ke hutan dan perbukitan

Warga Ambon Jatuh Sakit
Gubernur Maluku Murad Ismail saat meninjau para pengungsi korban gempa di halaman RSUD dr Haulussy Ambon, Kamis (26/9/2019) malam

Gempa bumi berkekuatan 6,8 bermagnitudo yang menerjang Ambon membuat ribuan warga mengungsi ke hutan dan sejumlah perbukitan, Kamis (26/9/2019).

Warga memilih meninggalkan rumah-rumah mereka dan bertahan di lokasi pengungsian meski tanpa perbekalan dan juga tenda.

Baca: Peneliti LIPI Sebut Karhutla di Sumatera dan Kalimantan Buatan Manusia

Hingga Kamis malam, gelombang pengungsian masih terus berlangsung di Kota Ambon dan sekitarnya.

"Kami belum mendapat tenda dari manapun, tapi tidak apa-apa yang penting kami aman di sini," kata Muhamad Lestaluhu, salah satu warga Tulehu, Pulau Ambon, kepada Kompas.com via WhatsApp, Kamis.

Adapun di Kota Ambon sendiri lokasi pengungsian tersebar di sejumlah kawasan, seperti di Lapangan Galunggung, Batu Merah, kawasan Kebun Cengkih, Karang Panjang, Mangga Dua, tepatnya di perumahan Dinas Gubernur Maluku dan sejumlah lokasi lainnya.

Menurut warga, mereka masih takut untuk kembali ke rumahnya karena hingga saat ini getaran gempa susulan masih terus dirasakan.

"Kami di lapangan terbuka saja, di sini jauh lebih aman," kata Frangki, warga lainnya.

Saat ini, tim dari BPBD Provinsi Maluku, BPBD Kota Ambon, BMKG dan instansi terkait lainnya masih terus melakukan upaya penanganan terhadap para pengungsi.

"Semua tim masih terus melakukan upaya penanggulangan," kata Kepala BPBD Maluku, Farida Salampessy.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved