Tersangka Suap Impor Bawang Putih Ajukan Pindah Tempat Penahanan

Tersangka suap impor bawang putih, I Nyoman Dhamantra, mengajukan surat permohonan pindah tempat penahanan.

Tersangka Suap Impor Bawang Putih Ajukan Pindah Tempat Penahanan
Tribunnews.com/Glery
Foto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka suap impor bawang putih, I Nyoman Dhamantra, mengajukan surat permohonan pindah tempat penahanan.

Semula, dia ditahan di rumah tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cabang Guntur, Jakarta Selatan.

Namun, karena sejumlah alasan, dia meminta, tempat penahanan dipindahkan ke rutan Mapolda Metro Jaya.

Upaya pengajuan pemindahan tempat penahanan disampaikan istri Nyoman Dhamantra, Laura Dhamantra, dan tim penasihat hukum, kepada pihak KPK, Jumat (27/9/2019).

Baca: Kuasa Hukum Menilai Penetapan Tersangka Terhadap Dandhy Laksono Dipaksakan

Baca: Situasi di Wamena Berangsur Kondusif, Jumlah Pengungsi Capai 8617 Jiwa

Baca: Ayunkan Parang saat Hendak Kabur, Terduga Teroris di Salatiga Roboh Ditembak

"Mau mengajuin surat permohonan untuk pindah tempat. (Penahanan,-red) saat ini di Guntur," kata Laura, ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).

Menurut dia, terdapat dua alasan mengapa tempat penahanan dipindahkan dari rutan Guntur.

Pertama, karena alasan kesehatan. Kedua, karena tempat penahanan ditempatkan dalam satu ruangan bersama dengan tersangka kasus serupa lainnya.

"Disitu juga dia susah berobat sakit-sakitan. Keluarga tidak nyaman karena si bapak satu tempat dengan (kasus,-red) yang sama OTT (Operasi Tangkap Tanganm-red), sedangkan bapak tidak kena OTT. Kan tidak fair saya minta dipisah," kata dia.

Sebelumnya, dalam kasus ini, KPK telah menetapkan enam orang tersangka salah Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved