Panglima TNI akan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Ditanami Kedelai
Panglima TNI juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Ringkasan Berita:
- Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan akan memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami kedelai.
- Ia menegaskan pentingnya pengembangan kedelai nasional secara berkelanjutan melalui pemanfaatan lahan potensial dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
- Panglima TNI juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan akan memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami kedelai.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri Panen Raya Kedelai yang digelar TNI AL di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Jaga Harga Tempe Tak Melonjak Tajam, Mentan Amran Bakal Kumpulkan Importir Kedelai
Panglima TNI dalam sambutannya menegaskan pentingnya pengembangan kedelai nasional secara berkelanjutan melalui pemanfaatan lahan potensial dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
"Kondisi ini memberikan gambaran bahwa swasembada kedelai harus dilakukan secara bertahap, terukur dan masif melalui perluasan lahan tanam kedelai di wilayah potensial," ungkap Panglima TNI dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Jumat (15/5/2026).
"Nanti akan kita manfaatkan lahan-lahan tidur yang ada di TNI dan mungkin di desa," lanjutnya.
Panglima TNI juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Ia berharap panen raya itu menjadi momentum memperkuat kemandirian pangan nasional.
"Terima kasih juga saya ucapkan sekali lagi sinergi antara TNI, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, petani, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat," kata dia.
"Jadikan panen raya ini sebagai momentum untuk memperkuat kemandirian pangan nasional," pungkasnya.
Panen raya kedelai di Desa Ngudikan dilaksanakan pada lahan seluas 100 hektare.
Total area tanaman kedelai di Kecamatan Wilangan mencapai 400 hektare dengan estimasi hasil panen sebesar 1,5 hingga 2 ton per hektare.
Baca juga: Di Hadapan Mentan, Titiek Soeharto Soroti RI Hobi Impor Kedelai: Malu Pak!
Selain di Kecamatan Wilangan, pengembangan tanaman kedelai juga dilakukan di Kecamatan Rejoso dengan luas lahan mencapai 1.270,9 hektare.
Kemudian juga di Kecamatan Bagor seluas 629,1 hektare yang saat ini masih dalam masa perkembangan tanaman.
Dalam kegiatan itu, turut hadir juga Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Soeharto
Hadir pula Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/penaenn-kedelai.jpg)