Bersitegang di Pengadilan, Miryam Minta Novel Baswedan Jangan Putarbalikkan Fakta

Hal ini berawal pada saat Novel mengungkapkan pernah memeriksa Miryam pada pemeriksaan keempat untuk kepentingan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan

Bersitegang di Pengadilan, Miryam Minta Novel Baswedan Jangan Putarbalikkan Fakta
TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Pengadilan Negeri/Niaga/HAM/Tipikor dan Hubungan Industrial, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang kasus korupsi proyek pengadaan KTP-elektronik (KTP-el) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Rabu (9/10/2019) ini berlangsung panas.

Mantan anggota DPR RI, Miryam S Hariyani, dan penyidik KPK, Novel Baswedan sempat bersitegang di persidangan.

Baca: Penuhi Panggilan KPK, Rizal Djalil Janji Sebut Oknum Kementerian PUPR yang Terlibat

JPU pada KPK menghadirkan mereka sebagai saksi untuk terdakwa Markus Nari.

Di persidangan itu, Miryam bersama dengan Novel, dan JPU pada KPK, Ariawan Agustriantono, duduk berdampingan dihadapan majelis hakim.

Hal ini berawal pada saat Novel mengungkapkan pernah memeriksa Miryam pada pemeriksaan keempat untuk kepentingan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Novel mengklaim Miryam meminta dirinya untuk melakukan pemeriksaan. Padahal, kata Novel, selama ini Miryam sudah diperiksa oleh penyidik KPK lainnya, yaitu Iwan Susanto.

"Di tengah penyidikan, Miryam ingin bertemu saya. Di pemeriksaan keempat, saya menanyakan fokus mengenai uang (aliran korupsi KTP-elektronik,-red)" ungkap Novel.

Namun, Miryam membantah.

Dia menegaskan Novel sudah melakukan pemeriksaan sejak awal.

Halaman
123
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved