KPK Menduga Mantan Anggota DPRD Bengkalis Kecipratan Uang Suap Proyek Jalan

KPK menduga ada uang suap proyek Multi Years pembangunan jalan Duri-Sei Pakning yang mengalir ke mantan anggota DPRD Bengkalis.

KPK Menduga Mantan Anggota DPRD Bengkalis Kecipratan Uang Suap Proyek Jalan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada uang suap proyek Multi Years pembangunan jalan Duri-Sei Pakning yang mengalir ke mantan anggota DPRD Bengkalis.

Hal tersenut terungkap dari materi pemeriksaan tiga mantan anggota DPRD Bengkalis, Rabu (9/10/2019).

Tiga mantan anggota DPRD Bengkalis yang diperiksa masing-masing atas nama Musliadi dari Fraksi PKB, Indra Gunawan Eet dari Fraksi Golkar, dan Iskandar Budiman dari Fraksi Golkar.

Penyidik mendalami aliran uang suap ke tiga mantan anggota DPRD Bengkalis tersebut.

Baca: KPK Telisik Kongkalikong 14 Proyek Fiktif PT Waskita Karya

‎"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait penerimaan uang untuk pengesahan anggaran proyek jalan di Bengkalis," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

‎Sebelumnya, KPK memanggil lima mantan anggota DPRD Bengkalis sebagai saksi untuk tersangka Amril Mukminin pada hari ini.

Namun, dua mantan legislator mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Keduanya yakni, Muhammad Tarmizi dari Fraksi PPP dan Almi Husni dari Fraksi PKB.

"Dua saksi untuk tersangka AMU (Amril Mukminin) belum diperoleh informasi‎ terkait ketidakhadirannya," kata Febri.

Baca: Tersangka Pembunuh Wanita di Pasar Baru Sekadau Ternyata Oknum Kepala Sekolah

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved