Senin, 1 Juni 2026

Sambangi Kediaman Megawati, Pimpinan MPR Tanpa Perwakilan NasDem

Begitu pula saat pimpinan MPR menggelar konferensi Pers bersama Megawati di teras rumah. Perwakilan dari NasDem tersebut sama sekali tidak terlihat

Tayang:
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo didamping Wakil MPR RI Ahmad Basara, Ahmad Muzani, Fadel Muhammad, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, Syarief Hasan dan Jazilul Fawaid saat berkunjung kekediaman Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri di Kawasan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Pada pertemuan tersebut selain memberikan undangan pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden para pimpinan MPR ingin mendengarkan pandangan Megawati mengenai wacana amandemen UUD 1945 terkait Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Tribunnews/Jeprima 


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan MPR menyambangi kediaman Ketua umum PDIP yang juga Presiden ke V RI Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis, (10/10/2019).

Rombongan pimpinan MPR yang hadir yakni Ketua MPR Bambang Soesatyo ( Bamsoet), Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Jazilul Fawaid, Syarief Hasan, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, dan Fadel Muhammad. Hanya Wakil Ketua MPR dari Fraksi NasDem Lestari Moerdijat yang tidak tampak hadir di kediaman Megawati.

Baca: Kata Jaksa Agung, Wiranto Dalam Keadaan Sadar setelah Ditusuk Hingga Sampai Dirawat di RSPAD



Begitu pula saat pimpinan MPR menggelar konferensi Pers bersama Megawati di teras rumah.
Perwakilan dari NasDem tersebut sama sekali tidak terlihat.

Dalam Koneferensi Pers Bamsoet mengatakan telah menyampaikan undangan secara resmi kepada Megawati untuk hadir dalam acara pelantikan presiden 20 Oktober 2019.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo didamping Wakil MPR RI  Ahmad Basara, Ahmad Muzani, Fadel Muhammad, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, Syarief Hasan dan Jazilul Fawaid saat berkunjung kekediaman Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri di Kawasan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Pada pertemuan tersebut selain memberikan undangan pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden para pimpinan MPR ingin mendengarkan pandangan Megawati mengenai wacana amandemen UUD 1945 terkait Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Tribunnews/Jeprima
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo didamping Wakil MPR RI Ahmad Basara, Ahmad Muzani, Fadel Muhammad, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, Syarief Hasan dan Jazilul Fawaid saat berkunjung kekediaman Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri di Kawasan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Pada pertemuan tersebut selain memberikan undangan pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden para pimpinan MPR ingin mendengarkan pandangan Megawati mengenai wacana amandemen UUD 1945 terkait Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)


Selain itu para pimpinan MPR juga berdiskusi dengan Megawati meminta padangan soal wacana amandemen terbatas UUD 1945.

"Seperti yang kemarin sepakat pimpinan MPR memberi ruang untuk pembahasan amandemen terbatas, kita buka seluas-luasnya kepada masyarakat," kata Bamsoet.

Megawati menyampaikan terima kasih atas kedatangan pimpinan MPR. Apalagi menurutnya pertemuan berlangsung dengan hangat.

Baca: Nasdem Bela Anies Baswedan Soal Transparansi Draf KUA-PPAS 2020



Di dalam kediamannya, Megawati mengatakan para pimpinan MPR menyampaikan undangan pelantikan Presiden pada 20 Oktober.

"Kami berkumpul dan terus membicarakan hal-hal yang akan disampaikan nanti di persidangan MPR yang akan datang," katanya.
 
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved