Soal Wacana ke Pemerintah, Gerindra; Selama Ini Kami Sudah Gabung
Ahmad Muzani mengatakan selama ini Gerindra sudah bergabung mendukung program Jokowi yang dinilai baik
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani merespons pernyataan Ketum PKB Muhaimin Iskandar yang mengibaratkan Gerindra seperti makmum masbuq yang telat gabung koalisi.
Ahmad Muzani mengatakan selama ini Gerindra sudah bergabung mendukung program Jokowi yang dinilai baik.
Baca: Pengamat: Belum Ada Indikator Kuat Gagalkan Pelantikan Jokowi
Sementara program yang dinilai tak bagus baru dikritik.
"Ya selama ini kita sudah bergabung. Apa kata Pak Jokowi yang baik kita gabung. Kalau kata Pak Jokowi yang menurut kita nggak bagus ya kita sampaikan Pak Jokowi bagusnya begono-begini," ujar Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2019).
Terkait dengan kursi menteri, Wakil Ketua MPR RI ini menilai hal tersebut kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Justru, Muzani menyebut Ketum Gerindra Prabowo Subianto meminta Jokowi tidak ragu-ragu mengambil keputusan.
"Semuanya hak prerogatif presiden untuk mengambil keputusan. Pak Prabowo mengatakan Pak Jokowi jangan ragu-ragu ambil keputusan. Apa yang bapak yakini baik ambil, apa yang bapak yakini baik kalau dirasa perlu kita di luar, kita akan di luar dengan siap," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar tak mempermasalahkan jika nantinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan mengajak Gerindra dalam gerbong kabinet pemerintahan.
Hal itu diungkapkannya usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Iyalah, enggak apa-apa (Gerindra gabung koalisi pemerintah)," kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu, di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019) malam.
Cak Imin juga tak khawatir apabila nantinya jatah kursi menteri berkurang karena Gerindra gabung koalisi.
Ia mengibaratkannya seperti salat berjamaah, Gerindra disebut Cak Imin sebagai makmum masbuq karena tak ikut rangkaian dari awal.
"Istilah kalau salat itu ada imam, ada makmum. Nah makmum yang datangnya belakang namanya makmum masbuq," kata Cak Imin.
Baca: Bamsoet Laporkan Hasil Rakor Persiapan Pelantikan Presiden ke Maruf Amin
Kendati demikian, Cak Imin memastikan Prabowo siap menjadi partner yang bersinergi dengan pemerintah, baik di dalam ataupun di luar pemerintahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ahmad-muzani-gerindra-soal-sandiaga-uno.jpg)