Minggu, 31 Agustus 2025

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Mahasiswa Serahkan Banner Bergambar Tikus Berdasi Kepada Polwan Sebelum Aksi Bubar

BEM-SI memberikan banner bergambar tikus berdasi sedang menginjak logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) memberikan banner bergambar tikus berdasi sedang menginjak logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (17/10/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memberikan banner bergambar tikus berdasi sedang menginjak logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para mahasiswa awalnya membentangkan banner berlatar putih tersebut di depan para Polwan yang berjaga.

Mereka lalu meminta para polwan untuk menerima banner tersebut.

Seruan tersebut dilakukan para mahasiswa maupun mahasiswi.

Baca: Perusahaan Peramal Cuaca Swasta Jepang Incar Pasar Indonesia

Baca: KPK Kritik Kemenkumham yang Tidak Serius Benahi Tata Kelola Lapas

Baca: Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harga Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro

"Ambil bu, ini hadiah dari kami mahasiswa," ujar orator demo di depan Kantor Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Pada awalnya para Polwan menolak pemberian dari mahasiswa tersebut.

Namun, akhirnya seorang Polwan menerima spanduk tersebut.

Para mahasiswa sontak bertepuk tangan setelah pihak kepolisian mengabulkan permintaan mereka.

"Ayo kawan-kawan mari kita mundur. Mari kita pulang dengan tertib. Mari kita tunjukan bahwa aksi kita tertib tanpa kerusuhan," tutur orator.

Seperti diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menggelar aksi, Kamis (17/10/2019) di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Tutup akses jalan menuju istana

Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan penutupan sejumlah ruas jalan yang mengarah ke Istana Negara, Jakarta Pusat pada Kamis (17/10/2019).

Penutupan ruas jalan tersebut berkaitan dengan rencana demonstrasi mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di sekitar Istana Negara pada hari ini.

"Penutupan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pengamanan menggunakan water barrier dan security barrier," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2019).

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan