Kabinet Jokowi
Tak Masuk Kabinet, PAN Siap Jadi Oposisi
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulfikli Hasan menyatakan, partainya siap menjadi mitra kritis di pemerintahan Jokowi jilid II.
Sebelumnya, Jokowi telah memanggil calon menteri ke Istana Kepresidenan selama dua hari, Senin hingga Selasa kemarin.
Sejumlah orang yang dipanggil ke Istana Kepresidenan diketahui ada yang berasal dari partai politik, ada juga yang berasal dari kalangan profesional.
Namun dalam dua hari pemanggilan itu, Burhanuddin belum dipanggil.
Jokowi baru memperkenalkan Burhanuddin sebagai jaksa agung pengganti HM Prasetyo pagi tadi di istana.
Arifin Tasrif
Presiden Jokowi juga memilih Arifin Tasrif sebagai menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru periode 2019-2024.
Arifin dipercaya menduduki kursi menteri ESDM menggantikan Ignasius Jonan.
Sambil duduk lesehan di Istana Presiden Jakarta, Rabu (23/10/2019), Jokowi memperkenalkan seluruh menterinya termasuk Arifin.
Arifin sebelumnya menjabat Duta besar Indonesia untuk Jepang.
Arifin sendiri juga merupakan mantan Dirut Utama PT Pupuk Indonesia serta PT Petrokimia Gresik.
"Saya sebenarnya dulu tahun 1986 selama 20 bulan pernah menjabat kepala perwakilan pupuk Kaltim Indonesia di Tokyo," paparnya khusus kepada Tribunnews.com pada 9 Mei 2017 sesaat setelah dipercaya jadi Dubes RI untuk Tokyo.
Arifin adalah lulusan SD St. Fransiskus Jakarta.
Menyelesaikan SMP Kanisius Jakarta, SMA Yayasan Pendidikan Harapan dan sarjana Teknik Kimia ITB, Bandung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-umum-pan-zulfikli-hasan-yang-ditemui-di-kompleks-istana-kepresidenan.jpg)