Respons KPK Sikapi Pernyataan Fahri Hamzah Soal 'Banyak Orang Ditangkap Lalu Hilang'

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi pernyataan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah.

Respons KPK Sikapi Pernyataan Fahri Hamzah Soal 'Banyak Orang Ditangkap Lalu Hilang'
KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D
Juru Bicara KPK Febri Diansyah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklarifikasi pernyataan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah.

Dalam tayangan YouTube milik Deddy Corbuzier, Sabtu (26/10/2019), Fahri Hamzah menyebut jika “banyak orang ditangkap, lalu hilang begitu saja”.

Berikut pernyataan lengkap Fahri Hamzah yang dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier:

“…Tapi KPK dengan kerahasiaan banyak ditutupi, banyak orang ditangkap, lalu hilang begitu saja, banyak tersangka yang tidak diproses banyak orang di pengadilan luntang lantung kayak zombie bahkan banyak orang yang meninggal dalam keadaan tersangka."

Baca: Mulai 1 November, Warga Bekasi Bisa Gunakan Chatbot untuk Pesan Angkot Online

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pernyataan Fahri tidak benar.

Menurut dia, tidak ada satupun pihak-pihak yang ditangkap KPK kemudian hilang.

"Justru KPK selalu menyampaikan informasi tentang berapa orang yang dibawa saat OTT (Operasi Tangkap Tangan) dan dalam waktu maksimal 24 jam status hukum mereka dipastikan," kata Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (30/10/2019).

Menurut Febri, orang-orang yang tidak terlibat dipulangkan.

Informasi penahanan dan lokasinya juga disampaikan secara terbuka melalui media massa.

Baca: Mobil Pribadi Prabowo Pakai Plat Nomor Khusus 1-00, Politisi Demokrat Pertanyakan : Awas Ditilang

"Bahkan bagi tersangka yang sudah ditahan, ada batas waktu yang jelas sampai dibawa ke pengadilan," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved