Korupsi

Soal Korupsi di Kemenag, Saksi Ahmadi: Eks Menag Lukman Hakim Intervensi Minta Loloskan Jabatan

Pengadilan Tipikor kembali menggelar sidang lanjutan terdakwa Rommy, Ketum PPP kasus dugaan jual beli jabatan di Kemenag. Ahmadi menjadi saksi.

Soal Korupsi di Kemenag, Saksi Ahmadi: Eks Menag Lukman Hakim Intervensi Minta Loloskan Jabatan
Kolase Tribunnews/herudin & Ambaranie Nadia K.M
Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Disebut Intervensi Loloskan Jabatan Kemenag bersama Rommy 

TRIBUNNEWS.COM - Pengadilan Tindak pidana (Tipikor) kembali menggelar sidang lanjutan terdakwa M Romahurmuziy alias Rommy, mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), perkara dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (30/10/2019).

Persidangan ini jaksa menghadirkan 4 saksi, satu di antaranya Ahmadi, mantan Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama.

Dilansir dari tayangan YouTube video KompasTV, dalam persidangan tersebut akan melakukan pemeriksaan kepada saksi Ahmadi, selaku panitia dalam administrasi.

Ahmadi mengakui adanya intervensi dari mantan Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin terkait pelolosan Haris Hasanuddin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Baca: MB Fair Jakarta Merupakan Pameran Ibu dan Anak Terbesar dan Terlengkap di Indonesia

Menurut Ahmadi, Lukman mengintervensi, memintanya agar Haris dapat diloloskan masuk ke tiga besar dari nomor urut empat dalam seleksi calon Kakanwil Kemenag Jatim itu.

"Tidak ada penjelasan lebih jauh, tetapi yang jelas harus masuk," Ahmadi.

Namun, untuk detail waktu perubahannya Ahmadi mengaku tidak ingat, ia hanya mengira-ngira sesaat menjelang pengumuman tiga besar.

"Sejak itulah bahwa itu perintah Pak Sekjen harus di lulus kan," ungkap Ahmad.

Mengenai perubahan nilai Haris saat seleksi, Ahmadi mengatakan ia tidak mengetahui hal itu.

"Perubahan itu saya tidak tahu, tapi yang pasti Haris memenuhi syarat lulus," ujarnya Ahmad.

Halaman
12
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved