Paloh Bertemu PKS, Jokowi Enggan Dikaitkan Koalisi Jadi Rapuh

Ia menjelaskan tujuan dari membagikan daftar nama tersebut agar para kepala daerah dapat memonitor

Paloh Bertemu PKS, Jokowi Enggan Dikaitkan Koalisi Jadi Rapuh
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke lokasi huntap Kelurahan Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (29/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada keretakan dalam koalisi pemerintah, meski terdapat pertemuanbKetua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

"Partai ketemu partai kan biasa, tokoh politik ketemu tokoh politik ya biasa, biasa sekali ini dan tidak ada masalah," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

"Jangan dikaitkan Partai NasDem ketemu PKS kemudian koalisi rapuh. Apa hubungannya? Tidak ada hubungannya," sambung Jokowi.

Jokowi pun mengangap pertemuan Paloh dengan Sohibul mungkin karena keduanya sudah tidak lama bertemu dan melepas kangen.

"Mungkin dengan saya sudah tidak begitu kangen, karena sering ketemu. Biasa saja lah, tidak usah terlalu dibawa ke perasaan. Untuk kebaikan bangsa, untuk kebaikan negara ketemu-ketemu seperti itu saya kira baik-baik saja," papar Jokowi.

Sebelumnya, Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersepakat berjuang bersama-sama dalam memperkuat fungsi pengawasan di DPR RI.

Kesepatanan itu tertuang dalam pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beserta jajaran DPP partainya dan Ketua Umum PKS Sohibul Iman beserta jajaran DPP partainya, di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam itu, menghasilkan tiga kesepakatan NasDem-PKS.

Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal pun membacakan hasil kesepakaran dimana kedua partai menghargai pilihan politik masing-masing tapi tetap berjuang bersama memperkuat demokrasi.

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved