Kasus Novel Baswedan

Novel Baswedan Diduga Merekayasa Kasusnya hingga Moeldoko Ungkap Mengapa Pelaku Belum Tertangkap

Novel Baswedan Diduga Merekayasa Kasusnya hingga Moeldoko Ungkap Mengapa Pelaku Belum Tertangkap

Novel Baswedan Diduga Merekayasa Kasusnya hingga Moeldoko Ungkap Mengapa Pelaku Belum Tertangkap
Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Penyidik KPK Novel Baswedan sedang diskusi di Lobi Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/04/2019). Acara tersebut memperingati 2 tahun atas penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan hingga sekarang kasusnya belum terungkap. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH 

TRIBUNNEWS.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dituding oleh seorang warganet bahwa kasus penyerangan terhadap dirinya adalah rekayasa.

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (5/11/2019), beredar video viral di media sosial yang di dalamnya ada seorang perempuan mempertanyakan kebenaran kasus Novel karena ia melihat pada tayangan televisi yang memperlihatkan Novel Baswedan masih bisa melirik dengan kondisi matanya itu.

"Video tersebut di-share 19 April dan kejadian dia kena siram air keras itu kalau enggak salah tanggal 19 April."

"Yang aku pertanyakan, saat Novel Baswedan tertangkap kamera dari TV NET, kalau dia sedang disorot sama TV NET gitu, kok matanya masih bisa melirik seperti biasa ke arah kamera."

"Sedangkan katanya kena air keras," ujar perempuan dalam video tersebut.

Alghiffari Aqsa kuasa hukum dari Novel Baswedan menyatakan bahwa video yang dilihat warganet itu diambil pada kurun waktu April - Juli 2017.

Pada kurun waktu itu, Novel Baswedan mengaku belum menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP).

"Saat itu belum dilakukan operasi OOKP pada mata kiri saya karena Prof Donald Tan sedang upayakan dengan stem cell dengan cara dipasang selaput membran plasenta pada kedua mata saya untuk menumbuhkan jaringan yang sudah mati," kata Novel, Selasa.

Ia mengaku upaya tersebut tidak menemui hasil hingga Agustus 2017.

Dalam waktu enam bulan, kedua mata Novel Baswedan diperkirakan tidak dapat melihat sepenuhnya.

Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved