Soal Dewan Pengawas KPK, Jokowi Disebut sedang Memproses Nama-nama yang Diusulkan

Jokowi dan Mensesneg sedang memproses nama nama yang akan ditunjuk sebagai Dewan Pengawas KPK.

Soal Dewan Pengawas KPK, Jokowi Disebut sedang Memproses Nama-nama yang Diusulkan
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman 

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman, menerangkan penunjukan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang  dalam proses.

Presiden Jokowi bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno sedang memproses nama-nama tertentu yang diusulkan oleh banyak pihak.

"Terkait nama-nama yang masuk dalam Dewan Pengawas secara khusus tidak ada yang disebutkan," ujarnya dilansir dari Youtube TV One Selasa (5/11/2019).

Baca: Bicara dengan Nada Tinggi, Jokowi: Cangkul Masa Masih Impor?

Baca: KPK Kritik Dewan Pengawas yang Tak Terkena Klausul Pasal 36

Ia menambahkan nama-nama yang masuk sudah mendapatkan masukan dan pemerintah juga meminta masukan dari pihak masyarakat.

Mengenai jumlah Dewan Pengawas KPK, Fadjroel mengatakan akan dipilih 5 orang Dewan Pengawas KPK  karena disesuaikan dengan Undang-Undang KPK.

Ketika ditanya mengenai komposisi dari 5 orang tersebut, ia menjawab akan didominasi yang memiliki latar belakang hukum.

"Di masa transisi itu kan hak presiden yang berhak menentukannya. Umumnya pasti dari Hukum pasti ada, tapi ada pihak non hukum,"ungkap juru bicara Presiden. 

Fadjroel menambahkan bahwa pemerintah benar benar pro terhadap penegakan anti korupsi di Indonesia.

5 Fakta Juru Bicara Jokowi Fadjroel Rachman
5 Fakta Juru Bicara Jokowi Fadjroel Rachman (Instagram @fadjroelrachman)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegaskan akan tunjuk langsung Dewan Pengawas KPK.

Jokowi mengatakan tidak akan ada panitia seleksi (pansel) dalam pemilihan Dewan Pengawas KPK saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Baca: Dewan Pengawas KPK Ditunjuk Langsung Oleh Jokowi, Benarkah Ahok dan Antasari Azhar Jadi Kandidat?

Baca: Soal Perppu KPK, Mahfud MD Mendukung tapi Tak Bisa Tentang Keputusan Presiden karena Posisinya

"Untuk pertama kalinya tidak lewat pansel," ujar Jokowi.

Meski tidak melalui pansel dan pemilihan langsung ditunjuk oleh dirinya, Jokowi meminta agar masyarakat mempercayai pilihannya.

Jokowi juga memastikan, nantinya yang terpilih merupakan sosok yang memiliki kredibilitas yang baik.

"Tapi percayalah bahwa yang terpilih nanti adalah beliau-beliau yang memiliki kredibilitas yang baik," tegasnya.(*)

(Tribunnews.com/Faisal Abdul Muhaimin)

Penulis: Faisal Mohay
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved