Revisi UU KPK

Soal Perppu KPK, Mahfud MD Mendukung tapi Tak Bisa Tentang Keputusan Presiden karena Posisinya

Mahfud MD mengatakan dirinya mendukung Perppu KPK. Namun, Mahfud mengaku tidak bisa menentang keputusan Presiden karena posisinya.

Soal Perppu KPK, Mahfud MD Mendukung tapi Tak Bisa Tentang Keputusan Presiden karena Posisinya
KBRI Singapura via KOMPAS.com / KOMPAS.com Kristianto Purnomo
Mahfud MD mengatakan dirinya mendukung Perppu KPK. Namun, Mahfud mengaku tidak bisa menentang keputusan Presiden karena posisinya. 

Mahfud MD Waspadai Propaganda Politik Jelang Ulang Tahun OPM

  • Bahas Perppu KPK, Mantan Staf JK Bongkar Beda Pernyataan Mahfud MD di Depan Jokowi dan Media

  • "Kalau perlu Perppu kita lihat gitu. Kan bener kan, kan masih ada uji materi sekarang," ucapnya.

    Sementara itu, Ketua MK, Anwar Usman menjelaskan saat ini proses uji materi UU KPK hasil revisi tengah berlangsung.

    Anwar pun meminta publik untuk menunggu dan mengikuti perkembangannya.

    "Yang jelas MK sedang memproses itu, tunggu saja. Sedang, sedang. Artinya sudah mulai. Ikuti saja perkembangannya," kata Anwar.

    "Belum ada lagi, nanti tunggu aja, nanti pasti akan diberitahukan," tutupnya.

    Sebelumnya, keputusan mengenai Perppu KPK pernah disampaikan Jokowi di Istana Kepresidenan usai mengundang para tokoh pada Kamis, 26 September 2019.

    Saat itu Jokowi mengatakan pertemuan tersebut digelar untuk membicarakan isu yang didebatkan masyarakat, termasuk mengenai UU KPK hasil revisi.

    Presiden Joko Widodo didampingi Prof Dr Mahfud MD menjelaskan kemungkinan menerbitkan Perppu terkait UU KPK, Kamis (26/9/2019). Namun kali ini situasi berubah, Mahfud meminta rakyat bisa memahami posisi Jokowi.
    Presiden Joko Widodo didampingi Prof Dr Mahfud MD menjelaskan kemungkinan menerbitkan Perppu terkait UU KPK, Kamis (26/9/2019). Namun kali ini situasi berubah, Mahfud meminta rakyat bisa memahami posisi Jokowi. (Tangkap Layar YouTube KompasTV)

    Sebagaimana yang telah dilansir Tribunnews, ia mengatakan Perppu KPK akan segera dihitung dan diumumkan dalam waktu dekat.

    Dalam kesempatan itu, Mahfud MD juga mengungkapkan saran yang ia sampaikan pada Jokowi terkait UU KPK hasil revisi.

    Satu diantaranya adalah penerbitan Perppu KPK.

    "Lalu ada opsi lain yang tadi cukup kuat disuarakan, yaitu lebih bagus mengeluarkan perppu agar itu ditunda dulu," ujar Mahfud.

    "Sampai ada suasana yang baik untuk membicarakan isinya, substansinya. Karena ini kewenangan Presiden, kami semua hampir sepakat menyampaikan usul itu," lanjut dia.

    Pada Jumat (1/11/2019) lalu, Jokowi sendiri mengungkapkan ia belum akan menerbitkan Perppu KPK karena ada uji materi di MK.

    "Kita melihat, masih ada proses uji materi di MK. Kita harus hargai proses seperti itu," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/11/2019), seperti dikutip Kompas.com.

    "Jangan ada uji materi ditimpa dengan keputusan yang lain. Saya kira, kita harus tahu sopan santun dalam ketatanegaraan," tandasnya.

    (Tribunnews.com/Pravitri Retno W, Kompas.com/Kristian Erdianto/Ihsanuddin)

    Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
    Editor: Whiesa Daniswara
    Sumber: TribunSolo.com
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved