Polemik PNS Bercadar

Facrul Razi: Kalau ke Masjid di Dekat Rumah Saya Pakai Celana Cingkrang

Menteri Agama Fachrul Razi mengaku sering mengenakan celana cingkrang saat hendak melaksanakan salat di Masjid dekat rumahnya.

Facrul Razi: Kalau ke Masjid di Dekat Rumah Saya Pakai Celana Cingkrang
WARTA KOTA/MOHAMAD YUSUF
Menteri Agama Fachrul Razi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengaku sering mengenakan celana cingkrang saat hendak melaksanakan salat di Masjid dekat rumahnya.

Fachrul Razi menegaskan dirinya tidak melarang masyarakat mengenakan cadar dan celana cingkrang.

Ia hanya tidak ingin cadar dan celana cingkrang menjadi tolak ukur ketaqwaan seseorang.

Fachrul Razi sendiri kerap mengenakan celana cingkrang saat ke masjid.

"Saya di rumah itu mohon maaf kalau cucu saya bilang kakek itu Jenderal sarungan. Terus kalau ke masjid atau main ke masjid pasti saya pakai celana cingkrang, karena masjid kami itu masjid di Bambu Apus itu pakai tangga, istri saya itu bilang 'pak jangan pakai sarung nanti bapak keserimpet sarungnya nanti jatuh lagi bapak' gitu, jadi pakai celana cingkrang biasa aja," ujar Fachrul Razi saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Baca: DPR Cecar Menag Fachrul Razi Soal Cadar dan Celana Cingkrang: Baru Satu Langkah Sudah Bikin Gaduh

Fachrul Razi menyontohkan, pemakaian celana cingkrang harus sesuai dengan fungsinya.

Khususnya Aparatur Sipil Negara yang memang tidak diperbolehkan karena tak sesuai aturan.

"Kalau kemudian dibuat di TNI tidak boleh, ASN tidak boleh, ya pasti iya dong, di sana kan punya aturannya sendiri. Saya enggak pernah larang, adik-adik saya juga pada pakai celana begitu juga. tapi tidak pada saat di tempat-tempat yang mestinya tidak memakai celana itu," kata Fachrul Razi.

Baca: Antasari: Dewan Pengawas KPK Harus Paham Teknis Hukum Agar Tak Diajari Orang yang Diawasi

Ia menegaskan tak pernah melarang masyarakat memakai celana cingkrang, karena bukan wewenangnya.

Halaman
1234
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved