Peluru Dari Senjata Api Brigadir AM Tewaskan Seorang Mahasiswa UHO dan Lukai Ibu-ibu

Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Merdysam memastikan, Brigadir AM menjadi tersangka tunggal dalam peristiwa penembakan mahasiswa

Peluru Dari Senjata Api Brigadir AM Tewaskan Seorang Mahasiswa UHO dan Lukai Ibu-ibu
Tribunlampung.co.id/Tri
Ilustrasi senjata api. Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Dengan Alasan untuk Jaga Diri, Kailani Simpan Senpi Rakitan di Warungnya, https://lampung.tribunnews.com/2019/07/12/dengan-alasan-untuk-jaga-diri-kailani-simpan-senpi-rakitan-di-warungnya. Penulis: Tri Yulianto Editor: Daniel Tri Hardanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Merdysam memastikan, Brigadir AM menjadi tersangka tunggal dalam peristiwa penembakan mahasiswa saat aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Sultra pada 26 September 2019.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Polri telah menjatuhkan sanksi disiplin untuk enam anggotanya yang terbukti membawa senjata api dalam pengamanan demonstrasi di depan kantor DPRD Sultra.

Dari enam anggota tersebut, hanya Brigadir AM yang diketahui menggunakan senjatanya.

"Dari hasil uji forensik, ditemukan tidak semuanya menjadi tersangka. Yang satu (Brigadir AM) yang berdasarkan pembuktian material itu yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut," kata Merdysam kepada awak media, Kamis (7/11/2019).

Baca: Tim Advokasi: Upaya Pelaporan Novel Baswedan ke Polisi Bentuk Kriminalisasi

Selain menembak mahasiswa Universitas Halu Oleo bernama Randi, Brigadir AM juga menembak satu orang ibu-ibu bernama Maulida.

Namun, Maulida hanya mengalami luka pada kaki dibagian kanan.

"Iya satu mahasiswa dan ibu-ibu," ungkap Merdysam.

Namun demikian, ia masih belum mengetahui secara pasti alasan Brigadir AM menggunakan senjatanya dalam pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa.

Baca: Bakal Ditahan di Jakarta, Tersangka Penembakan Mahasiswa Kendari Brigadir AM Anggota Polri Aktif

Ia menyatakan akan mendalami masalahnya terlebih dahulu.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved