POPULER - Mahfud MD Tanggapi Surat Pencekalan Habib Rizieq Syihab: Kok Baru Sekarang Suratnya Ada?

Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi soal surat pencekalan pimpinan FPI Rizieq Syihab. Mahfud akan membuktikan dahulu adanya surat pencekalan itu.

POPULER - Mahfud MD Tanggapi Surat Pencekalan Habib Rizieq Syihab: Kok Baru Sekarang Suratnya Ada?
kolase tribunnewswiki/foto-foto: WARTAKOTA/HENRY LOPULALAN, TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi soal surat pencekalan pimpinan FPI Rizieq Syihab. Mahfud akan membuktikan dahulu adanya surat pencekalan itu. 

Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi soal surat pencekalan pimpinan FPI Rizieq Syihab. Mahfud akan membuktikan dahulu adanya surat pencekalan itu.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku belum mengetahui soal surat pencekalan yang ditunjukkan oleh Habib Rizieq Syihab, pimpinan Front Pembela Islam (FPI).

Habib Rizieq Syihab menunjukkan surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi yang membuatnya tidak bisa pulang ke Indonesia hingga kini.

Menko Polhukam menanggapi hal tersebut mengaku, belum mengetahui adanya surat itu.

Mahfud mengatakan ingin melihat dan membuktikan dahulu adanya surat pencekalan itu.

"Jadi, surat pncekalan itu ada masalah yang disebutkan di situ kenapa harus dicekal. Jadi, saya belum tahu. Nanti saya mau lihat kalau memang ada surat pencekalan itu apa masalahnya," kata Mahfud MD di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Minggu (10/11/2019).

Menurut Mahfud, Rizieq Syihab adalah warga negara Indonesia, maka ia juga harus mendapat perlindungan dan perlakuan hukum yang sama.

Namun, dirinya juga menjelasakan negara mempunyai hak-haknya untuk mempertahankan eksistensinya.

Ia mengaku dalam setiap hukum selalu juga dihadapkan pada dilema.

"Jadi, di sini ada pertemuan mengatur hukum, mengatur negara itu memang selalu dihadapkan pada dilema. Pada satu sisi melindungi hak-hak asasi warga, pada satu sisi mempertahankan negara.

Halaman
123
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: bunga pradipta p
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved