Komcad Pertahanan Harus Tekankan Aspek Kognisi

Pelibatan Kemendikbud akan memberi tekanan terhadap aspek kognisi sehingga komponen cadangan pertahanan tidak semata indoktrinasi aspek militerisme

Komcad Pertahanan Harus Tekankan Aspek Kognisi
Zaenal/PKB/Istimewa
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melibatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam pembentukan komponen cadangan (Komcad) pertahanan mendapat dukungan dari Komisi X DPR RI.

Pelibatan Kemendikbud akan memberi tekanan terhadap aspek kognisi sehingga komponen cadangan pertahanan tidak semata indoktrinasi aspek militerisme.

“Pelibatan Kemendikbud harus dimaknai adanya penekanan aspek kognisi dalam membangun kesadaran bela negara. Dengan demikian keikutsertaan peserta didik menjadi komponen cadangan lahir dari kesukarelaan bukan paksaan,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Dia menjelaskan penekanan terhadap aspek kognisi ini dalam membangun kesadaran bela negara sebagai syarat penting pembentukan komponen cadangan pertahanan hanya bisa dilakukan melalui jalur Pendidikan.

Melalui jalur Pendidikan ini, berbagai muatan kurikulum bela negara seperti Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Agama bisa disampaikan secara kontinyu dan berjenjang.

“Jadi di sini pelibatan Kemendikbud tidak semata menyediakan siswa atau mahasiswa sebagai peserta komcad pertahanan, tapi lebih dari itu melibatkan Kemendikbud untuk membangun kesadaran bela negara melalui kurikulum Pendidikan,” katanya.

Politisi PKB ini berharap pembentukan Komcad Pertahanan tidak berujung pada kegiatan indoktrinasi aspek militerisme semata. Menurutnya dalam jangka pendek kegiatan indoktrinasi mungkin berhasil memunculkan kader-kader Komcad Pertahanan yang militan.

Namun dalam jangka Panjang, kegiatan indoktrinasi hanya akan berujung pada munculnya kebenaran tunggal yang mengancam kehidupan demokrasi.

“Kita ingin komcad pertahanan yang dibentuk mempunyai kemampuan seimbang dalam hal bela negara maupun menjunjung aspek demokrasi yang tetap mengedepankan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Kendati demikian, kata Huda semua pihak harus menunggu konsep detail dari Kementerian Pertahanan terkait rencana pelibatan Kemendikbud dalam pembentukan Komcad Pertahanan. Menurutnya Menhan Prabowo Subianto masih belum memaparkan detail rencana pembentukan Komcad Pertahanan baik dari segi konsep maupun program.

“Ya kita tunggu Bersama saja, bagaimana konsep detail pembentukan komponen cadangan pertahanan dari Pak Menhan,” katanya.

Untuk diketahui Menhan Prabowo Subianto berencana melibatkan Kemendikbud dalam membentuk komponen cadangan pertahanan negara.

Mendikbud Nadim Makarim sendiri mengaku siap membahas hal tersebut dengan Menhan. Berdasarkan Undang-Undang tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN), Komponen Cadangan disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama atau TNI dalam menghadapi ancaman militer.

Editor: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved