Program Makan Bergizi Gratis
Hingga 5 Oktober, Terjadi Hampir 12 Ribu Kasus Keracunan MBG di Seluruh RI
Kemenkes RI melaporkan sudah ada hampir 12 ribu kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 5 Oktober 2025.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan sudah ada hampir 12 ribu kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 5 Oktober 2025.
Data ini didapat dari pusat laporan milik Kemenkes melalui aplikasi SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon).
Hal tersebut terungkap dalam webminar yang digelar Kemenkes pada Senin (6/10/2025).
Webminar yang bertajuk sosialisasi Update Aplikasi SKDR (menu baru) terkait menu keracunan Pangan MBG diikuti setiap stakeholder pelayanan kesehatan baik dari pusat, provinsi, hingga Kabupaten/Kota. Seperti perwakilan Puskesmas, Dinas Kesehatan (Dinkes), sampai Balai Laboratorium Kesehatan tiap-tiap daerah.
Aplikasi SKDR adalah Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon milik Kemenkes yang digunakan untuk mendeteksi dan memantau tren penyakit menular berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) secara cepat.
Sistem ini mengeluarkan peringatan jika kasus melebihi batas ambang, sehingga petugas dapat mengambil tindakan respons dini untuk mencegah KLB.
Aplikasi ini berbasis web, digunakan di seluruh Indonesia dan dapat diakses oleh unit pelapor seperti Puskesmas dan rumah sakit untuk memasukkan laporan kasus mingguan atau kejadian khusus.
Kini, Kemenkes memiliki menu baru dalam SKDR untuk memantau laporan soal kasus keracunan MBG.
Dalam webminar tersebut, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes Dr. Sumarjaya menjelaskan soal menu baru pada SKDR terkait keracunan Pangan MBG.
“SKDR ini sekarang sudah membantu di dalam bagaimana memilah data dan kebutuhan melakukan epidemiologi dan surveilance terkait dengan program MBG,” kata Sumarjaya.
Sumarjaya kemudian memberi contoh bagaimana pengoperasian menu SKDR terbaru itu.
“Nanti ke depan untuk bagaimana data itu bisa satu kesatuan. Aplikasi SKDR, laporan ini nanti digunakan secara nasional dan juga dimanfaatkan oleh teman-teman dari BGN,” sebutnya.
Data Terbaru Keracunan MBG
Dari laporan yang ditunjukan SKDR soal Situasi Keracunan Program MBG, Sumarjaya menjelaskan data terbaru yang masuk per pukul 17.00 WIB tanggal 5 Oktober 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/WEBINER-SKDR-MBG-Sosiali-menkes-pada-Senin-6102025.jpg)