Ahok, Chandra Hamzah, dan Sandiaga Dikabarkan Bakal Jadi Petinggi BUMN, Tanggapan Pengamat Ekonomi

Ahok, Chandra Hamzah, dan Sandiaga Uno digadang-gadang akan menjadi petinggi BUMN. Pengamat ekonomi memberikan tanggapannya.

Ahok, Chandra Hamzah, dan Sandiaga Dikabarkan Bakal Jadi Petinggi BUMN, Tanggapan Pengamat Ekonomi
Tribunnews/Herudin
Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews, di Jakarta, Senin (30/9/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar masuknya Basuki Tjahya Purnama (BTP) atau Ahok ke BUMN semakin berhembus kencang.

Ditambah lagi, muncul nama-nama baru yang dikabarkan juga akan menjadi calon petinggi BUMN, menyusul nama Ahok.

Nama-nama baru tersebut, di antaranya yaitu Chandra Hamzah dan Sandiaga Uno.

Para calon pimpinan BUMN tersebut digadang-gadang akan bergabung dengan BUMN pada awal Desember 2019.

Dosen Manajemen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Retno Tanding Suryandari, menilai hal tersebut dilakukan Kementerian BUMN untuk menjadikan BUMN lebih kuat dan efisien.

"Saya kira itu salah satu cara yang bisa dilakukan Kementerian BUMN untuk menarik sekaligus membentuk BUMN menjadi lebih kuat dan efisien," ujar Retno pada Tribunnews melalui sambungan telepon, Selasa (19/11/2019).

Menurutnya, pemilihan orang di luar lingkungan BUMN untuk menjabat sebagai pimpinan BUMN juga dapat mengembalikan BUMN pada fungsinya.

Retno menyebutkan, pada dasarnya, BUMN merupakan pilar ekonomi Indonesia.

"BUMN memiliki dua kaki. Satu kaki menghasilkan keuntungan namun kaki yang lain harus bisa memenuhi kebutuhan orang banyak sehingga muncullah subsidi," jelas Retno.

Retno menuturkan, jika BUMN dapat dikelola dengan baik maka akan menghasilkan profit yang lebih besar.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved