Bowo Sidik Minta Keringanan Hukuman

Mantan anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, meminta keringanan hukuman di kasus suap dan gratifikasi yang menjeratnya.

Bowo Sidik Minta Keringanan Hukuman
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi eks anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (20/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, meminta keringanan hukuman di kasus suap dan gratifikasi yang menjeratnya.

Politisi Partai Golkar itu meyakini penerimaan komitmen fee dari General Manager Komersial PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasty dan Direktur Utama PT HTK Taufik Agustono melalui M. Indung Andriani, perantara suap, tak bertentangan dengan kewenangan sebagai anggota legislatif.

Dia menegaskan tidak ada intervensi atau tekanan dengan cara meminta komitmen fee atas pertemuan antara pihak PT Humpuss dengan PT Pilog.

"Saya tidak menggunakan kewenangan saya sebagai anggota DPR seperti surat tuntutan jaksa penuntut umum," kata Bowo, saat sidang beragenda pembacaan nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Untuk itu, dia berharap mendapatkan keringanan hukuman sesuai fakta persidangan dan fakta hukum yang terungkap. Dia juga meminta agar majelis hakim tidak mencabut hak politik.

"Saya memohon kepada majelis hakim yang mulia tidak mencabut hak politik saya untuk dipilih dalam jabatan publik dengan alasan atas peristiwa-peristiwa yang didakwakan kepada saya," kata dia.

Dia mengakui kesalahan. Setelah menjalani proses hukum, dia mengklaim, kehidupan di balik jeruji penjara tidak menyenangkan.

"Saya menyadari kesalahan ini, maka dengan kerendahan hati saya meminta maaf, dan mengakui kejadian. Ini sebagai pengalaman tidak saya lupakan, sehingga menjadi pelajaran berharga untuk tidak terseret lagi dengan masalah serupa ini di kemudian hari," tambahnya.

Sebelumnya, mantan anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso, dituntut pidana penjara selama tujuh tahun dan membayar denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved