Minggu, 31 Agustus 2025

Reuni Akbar 212

Soal Reuni Akbar 212 di Monas, Polisi Siap Libatkan Intelijen dan TNI untuk Persiapan Pengamanan

Persaudaraan Alumni (PA) 212 direncanakan akan kembali menggelar reuni akbar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada 2 Desember 2019 mendatang.

Editor: Fathul Amanah
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Peserta reuni 212 di Monas Jakarta Sabtu (2/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM - Persaudaraan Alumni (PA) 212 direncanakan akan kembali menggelar reuni akbar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada 2 Desember 2019 mendatang.

Mengutip Kompas.com, PA 212 mengklaim telah mendapat izin dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengadakan Reuni Akbar 212.

Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama atau GNP Ulama, Yusuf Martak menyebutkan reuni tahun 2019 ini rencananya akan berupa acara berdoa bagi bangsa dan kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Martak
Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Martak (TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTANA)

Akan tetapi Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan, pihaknya masih akan membahas dalam rapat soal perizinan penggunaaan Monas untuk acara ini.

“Masih mau rapat itu, besok aja, kalau besok sudah ada (keputusan) baru berani ngomong,” ujar Taufan.

Pihaknya belum memastikan apakah Pemprov DKI akan memberikan izin atau tidak.

Rapat pembahasan izin kegiatan tersebut akan digelar Jumat (22/11/2019) ini.

Rencananya rapat akan dihadiri tim pengamanan, unsur TNI, Polri dan Pemprov DKI.

“Ini kan dia minta izin tempat. Oleh Monas diizinkan atau enggak. Belum rapat, besok baru rapat,” kata Taufan.

Rapat tersebut juga membahas perkiraan jumlah orang yang akan hadir.

Pemprov DKI dan tim keamanan berkoordinasi guna mencipatakan suasana yang tertib dan nyaman.

“Kami prediksi dari hasil dialog kami tanya ke mereka nanti kira-kira berapa banyak massa datang, siapa aja yang bergerak,” katanya.

Polisi Siap Amankan

Sementara itu, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengungkapkan polisi siap mengamankan jalannya aksi Reuni 212.

Dikutip dari video pemberitaan Kompas TV, pihaknya akan melibatkan kirka (perkiraan keadaan) intelijen untuk menghitung jumlah pihak keamanan yang dibutuhkan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan