Sabtu, 30 Agustus 2025

Reuni Akbar 212

Anies Baswedan Akan Beri Sambutan di Reuni Akbar 212, Ketua Penyelenggara: Siapa Saja Bisa Datang

Reuni Akbar (RA) 212 direncanakan akan digelar di Monas, Senin (2/12/2019) mendatang. Anies Baswedan diagendakan sambutan.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Suasana ribuan umat muslim memenuhi acara reuni akbar 212 di pelataran Monas Jakarta, Sabtu (2/12/2017). Reuni akbar 212 diselenggarakan untuk memperingati aksi bela Islam pada tahun lalu dan mengkritisi pemerintahan Jokowi-JK. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM - Reuni Akbar (RA) 212 direncanakan akan digelar di Monas, Senin (2/12/2019) mendatang.

Awit Masyhuri, Ketua RA 212 mengungkapkan, pihaknya tidak mengundang para pejabat secara langsung untuk menghadiri RA 212, kecuali Anies Baswedan.

Melansir Kompas.com, Awit Masyhuri menyebut salah satu pejabat yang diundang secara langsung adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pasalnya, gelaran RA 212 diselenggarakan di Jakarta, yang dipimpin oleh Anies.

“Itu bebas siapa saja mau datang, kita mah tidak ngundang. Kalau Pak Anies kan beda, Beliau kan tuan rumah. Kalau itu ngundang, karena kan izinnya ke Beliau,” ujar Awit saat dihubungi, Sabtu (23/11/2019).

Anies juga diagendakan untuk memberikan sambutan tersebut.

Maman Imanulhaq dan Awit Masyhuri
Maman Imanulhaq dan Awit Masyhuri (Youtube Najwa Shihab)

Awit mengatakan, pihaknya membuka diri bagi siapa pun pejabat yang mau hadir dalam acara RA 212.

Tema RA 212 kali ini adalah berdoa bagi bangsa dan keselamatan negara Indonesia.

Awit juga mengungkapkan pada RA 212 juga akan berdoa agar negara Indonesia dilindungi dari penista agama.

“Kami tolak penista agama. Sebab Penistaan agama masih terjadi lagi. Jadi jangan terjadi lagi menyinggung masalah agama. Agama apapun tidak boleh dinistakan,” ujar Awit.

Kemudian, reuni akbar itu juga mendoakan kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

Polisi Siap Amankan

Sementara itu, Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengungkapkan polisi siap mengamankan jalannya RA 212.

Dikutip dari video pemberitaan Kompas TV, pihaknya akan melibatkan kirka (perkiraan keadaan) intelijen untuk menghitung jumlah pihak keamanan yang dibutuhkan.

Namun hingga kini, ia menyebut belum ada surat pemberitahuan rencana aksi yang masuk ke Mabes Polri.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan