Polemik APBD DKI Jakarta

PSI Sesalkan Badan Kehormatan Beri Sanki kepada William Atas Kasus Pengungkapan Lem Aibon Rp 82,8 M

PSI sesalkan adanya pemberian sanksi terhadap anggota DPRD William atas kasusnya yang sempat mengunggah kejanggalan anggaran Pemprov DKI Jakarta

PSI Sesalkan Badan Kehormatan Beri Sanki kepada William Atas Kasus Pengungkapan Lem Aibon Rp 82,8 M
Gelora
William Aditya Anggota DPRD DKI Jakarta 

TRIBUNNEWS.COM - William Aditya mendapat sanksi teguran dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Jakarta atas tindakannya yang mengunggah anggaran Lem Aibon ke media sosial, sehingga dinilai tidak proporsionalitas sebagai anggota DPRD.

Diketahui teguran lisan yang dikeluarkan Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta tersebut berdasarkan Keputusan Dewan Nomor 34 Tahun 2006 tentang Kode Etik DPRD DKI Pasal 13 ayat 2.

Wakil Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana bersuara menyesalkan rekomendasi sanksi teguran lisan tersebut yang ditujukan utama untuk William.

Justin Adrian pun berpendapat bahwa William hanyalah menyampaikan dan menunjukkan kepada publik atas adanya anggaran janggal yang juga telah diakui Pemprov DKI Jakarta sendiri.

Diketahui sebelumnya, William dalam Twitternya mengunggah fakta soal anggaran janggal sebagai bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Salah satu yang menggemparkan adalah adanya Lem Aibon senilai Rp 82,2 miliar yang termuat dalam anggaran milik pemerintah provinsi Jakarta.

Justin Ardian pun menolak jika William disebut telah melanggar kode etik DPRD DKI Jakarta.

"Saya sangat menyesalkan rekomendasi tersebut karena pada dasarnya apa yang dilakukan oleh William ini bukanlah merupakan suatu kebohongan," ujar Justin Adrian di Gedung DPRD DKI Jakarta, melansir Kompas.com.

Pihaknya mengkhawatirkan adanya sanksi teguran dapat mempersempit ruang gerak William dan anggota DPRD DKI Jakarta lainnya untuk bersikap transparan soal anggaran di kemudian hari,

Tetapi dirinya tetap memastikan PSI tidak akan surut dalam menyuarakan transparasi di negeri ini.

Halaman
123
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved