Reuni 212

Anies Baswedan Hadir dalam Reuni Akbar 212, Guntur Romli Berikan Tanggapan

Intelektual Muda NU Mohamad Guntur Romli memberikan tanggapannya terkait kehadiran Anies Baswedan dalam Reuni Akbar 212.

Anies Baswedan Hadir dalam Reuni Akbar 212, Guntur Romli Berikan Tanggapan
Kolase/TribunWow.com
Guntur Romli dan Anies Baswedan 

Lebih lanjut, Guntur Romli menegaskan, untuk saat ini Reuni 212 sesungguhnya sudah kehilangan momentum politiknya.

"Sebelum ini gerakan 212 dimanfaatkan oleh kepentingan politik seperti Pilkada DKI 2016-2017 dan Pilpres 2019 jadi terlihat ramai yang datang, tapi setelah perhelatan politik selesai, maka 212 kini ditinggal, kubu Prabowo sudah bergabung dengan Jokowi, Gerakan 212 kehilangan pendukung yang tersisa hanyalah gerombolan FPI" ujar tokoh muda NU ini. 

Gerakan 212 Dianggap Punya Tujuan Menyerang Pemerintah

Sebelumnya, Guntur Romli menyebut Reuni Akbar 212 memiliki tujuan untuk menyerang pemerintahan Jokowi.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam acara 'Apa Kabar Indonesia' yang diunggah dalam kanal Youtube Talk Show tvOne, Sabtu (30/11/2019).

"Menurut saya tetap, tujuannya itu menyerang pemerintah Jokowi," ujar Guntur Romli

Ia menambahkan, menurutnya, terdapat pihak-pihak yang masih merasa tidak puas dengan kinerja Jokowi.

"Kan tetap ada di luar-luar sana yang tidak setuju, tidak puas, tidak dibawa Pak Prabowo mungkin ke dalam sebuah sistem, mereka butuh gerakan untuk menyuarakan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Guntur Romli menilai Reuni 212 juga menggunakan informasi yang menyesatkan dan kontroversi.

"Acara ini juga ketika diadakan menggunakan informasi yang menyesatkan, kontroversi untuk menarik perhatian," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved