Jokowi Tegaskan Tak Perlu Amandemen Undang-Undang Dasar 1945

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak perlu mengamandemen UUD 1945. Ia juga mempertanyakan apakah amandemen tidak akan melebar kemana-mana.

Jokowi Tegaskan Tak Perlu Amandemen Undang-Undang Dasar 1945
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak perlu mengamandemen UUD 1945. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak perlu mengamandemen UUD 1945.

Ia mengatakan, dirinya merupakan produk dari pemilihan langsung.

Sehingga saat ada keinginan untuk amandemen UUD 1945, Jokowi menanyakan apakah amandemen bisa dibatasi untuk urusan haluan negara.

Ia juga mempertanyakan apakah amandemen tidak akan melebar kemana-mana.

"Sekarang kenyataannya begitu kan. Ada yang lari Presiden dipilih MPR, ada yang lari Presiden 3 periode, ada yang lari presiden satu kali tapi 8 tahun."

"Jadi lebih baik, tidak usah amandemen," tegasnya. 

Hal ini ia ungkapkan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Presiden Jokowi juga menolak wacana Presiden 3 periode dan dipilih oleh Majelis Permusyawaran Rakyat (MPR). 

BACA JUGA : Perludem: Jokowi Harus Pastikan Partai Koalisi Tolak Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden

Menurutnya, yang memunculkan wacana Presiden 3 periode ingin mencari muka.

Halaman
123
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved