Pamer Daya Magis Keris di UN Day 2019

Bagi sebagian orang yang percaya, keris bukan hanya sekedar senjata, lebih jauh lagi keris dianggap benda spiritual yang memiliki daya magis.

Pamer Daya Magis Keris di UN Day 2019
TRIBUNNEWS/LUSIUS GENIK
Salah satu koleksi keris yang dipamerkan di UN Day 2019 di lantai tiga Perpustakaan Nasional (Perpusnas), di Jalan Merdeka Barat, Senin (2/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bagi sebagian orang yang percaya, keris bukan hanya sekedar senjata, lebih jauh lagi keris dianggap memiliki daya magis spiritual dan dianggap memiliki kekuatan magis bagi sebagian orang.

"Di dalam Keris sebenarnya ada tiga unsur, yaitu ada unsur senjata, budaya, estetika, dan unsur supranatural," ujar Nurul Hidayat, seorang kolektor keris yang menunggu booth keris di UN Day 2019 yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri RI bersama Kemendikbud dan PBB di lantai tiga Perpustakaan Nasional (Perpusnas), di Jalan Merdeka Barat, Senin (2/11/2019).

Keris yang ditampilkan merupakan hibah dari salah satu pemilik toko buku ternama bernama Haji Mas Agung.

Koleksi keris yang dimiliki Haji Mas Agung mencapai 5.000 buah.

"Beliau mempunyai koleksi kurang lebih 5000 pusaka. Beliau meninggal tahun 1990. Tahun 1992 di hibahkan pada ibu Tien Suharto (Taman mini). Akhirnya kami dibuatkan taman pusaka di sana," ujar Nurul. 

Baca: Warga Temukan Keris di Area Sumur Kuno yang Diduga Peninggalan Kerajaan Jenggala

Keris merupakan belati berbentuk asimetris yang khas berasal dari Indonesia. Keris yang tertua diketahui berasal dari abad ke- 10 dan kemudian menyebar dari Pulau Jawa ke seluruh wilayah hingga ke Asia Tenggara.

"Pusaka itu dulu dibuat sebenarnya bukan untuk membunuh. Jadi sebagian orang membawa pusaka itu lebih percaya diri, karena mengandung khaddam, isi si penunggu pusaka itu sendiri," ujar Nurul Wartawan.

Keris telah didaftarkan dalam representatif warisan budaya tak benda, walaupun awalnya sudah diakui pada tahun 2005.

Baca: Mengenal Keris Kyai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro yang kini Justru Disimpan Belanda

Pisau Keris biasanya berukuran kecil, namun dasarnya lebar dan asimetris. Sarung terbuat dari kayu atau bahan lain seperti gading dan emas.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved